Langsung ke konten utama

KETIKA MANUSIA DIBANGKITKA DARI KUBUR

YAA FATIMAH,
KAMU AKAN MENEMUIKU DISEBUAH TELAGA.
KETIKA AKU SEDANG MEMBERI MINUM UMATKU.

Rasulullah SAW menangis di Padang Mahsyar.
Dari Abbas R.a. Rasulullah SAW bersabda “Orang yang pertama dibangkitkan dari kubur adalah Muhammad SAW”
Jibril A.s akan datang kepadanya membawa seekor Buraq..
Izrafil membawa bendera dan mahkota, Izrail membawa pakaian-pakaian dari Surga..
Izrafil berkata “wahai roh yang baik, kemabalilah ke jasadmu yang baik”
Maka, kubur terbelah menjadi dua.
Pada seruan ke dua, kubur terbongkar. Pada seruan ke tiga, ketika Rasulullah SAW berdiri, baginda SAW telah membuang tanah dari janggut dan kepalanya.
Baginda SAW melihat ke kanan dan kiri, tak ada lagi bangunan.
Baginda SAW menangis dan berkata “kekasihku Jibril, gembirakanlah aku”
Jibril berkata “apa yang kamu lihat dihadapanmu?”
Baginda SAW berkata “bukan itu yang ku maksudkan”
Jibril berkata “tidakkah kamu lihat bendera pujian terpacak diatasmu?”
Baginda SAW berkata “bukan itu maksudku,
ku bertanya kepadamu akan UMAT ku. Dimana perjanjian mereka?”
Jibril berseru “Wahai sekalian makhluk! Datanglah ke tempat perhimpunan yang telah disediakan Allah!”
Tiap kali Rasulullah SAW berjumpa satu umat, Baginda SAW bertanya “dimana umatku?”
Jibril berkata. “Wahai Muhammad SAW! Ummatmu adalah umat yang terakhir”
Apabila Nabi Isa A.s datang,
Jibril menyeru “tepatmu!” lalu mereka berdua menangis.
.
Nabi Muhammad SAW berkata “mengapa kalian menangis?”
Jibril berkata “bagaimana keadaan umatmu, Muhammad SAW?”
Nabi Muhammad SAW berkata “dimana umatku?”
Jibril berkata “mereka telah datang. Mereka berjalan sangat lambat dan lelah”
Apabila mendengar demikian,
Nabi Muhammad SAW menangis dan berkata “Walahi Jibril, bagaimana keadaan umatku yang berdosa?”
Jibril menjawab “lihatlah mereka, wahai Muhammad SAW!”
Nabi Muhammad SAW melihat umatnya yang berdosa.
Mereka menangis dan memikul beban dibelakangnya sambil beseru
“Wahai Nabi Muhammad SAW!”
Baginda SAW bersabda “Wahai UMATku” mereka berkumpul disisinya.
Umat-umatnya menangis.
Allah SWT berfirman didalam keadaan Dia amat mengetahui sesuatu yang tersembunyi.
“Dimana umat Muhammad SAW?”
Jibril berkata “mereka adalah sebaik-baik umat”
Allah Ta’ala berfirman “wahai Jibril! Katakanlah kepada kekasihku, Muhammad bahwa umatnya akan datang untuk ditayangkan kepadaku!”
Jibril kembali dalam keadaan menangis, lalu berkata “Wahai Muhammad! Umatmu telah datang kepada allah Ta’ala.”
Rasulullah SAW berpaling ke arah umatnya lalu berkata “sesungguhnya kamu telah dipanggil untuk mengahadap Allah Ta’ala.”
Allah berfirman “hari ini, Kami akan membalas setiap jiwa dengan apa yang telah mereka usahakan.
.
Hari ini, Aku akan memudahkan siapa saja yang menaatiKu dan Aku akan mengazab siapa saja yang durhaka kepadaKu!”
Suara jeritan dan tangisan semakin kuat.
Nabi Muhammad SAW menyeru
“Tuhanku.. Penguasaku.. Penghuluku!aku tidak meminta untuk diriku, sesungguhnya kau meminta untuk umatku dariMu!.”
Ketika itu juga, neraka Jahannam berteriak “siapakah yang memberi syafaat kepada umatnya?!”
Neraka yang lain berseru “Wahai Tuhanku! Penguasaku dan Penghuluku! Selamatkanlah Muhammad dan umatnya dari bara apiku! Penyiksaanku dan azabku! Sesungguhnya mereka adalah umat yang lemah. Mereka tidak sabar dengan penyiksaan!”
Nabi Muhammad SAW lebih-lebih bersedih.
Air matanya telah hilang dan kering dari pipinya.
.
Baginda SAW sujud dihadapan Allah SWT. Dan sekali lagi bliau ruku’ dihadapan Allah SWT untuk memberi syafaat bagi umatnya.
Mereka berkata “Maha Suci Allah! Hamba yang paling dimuliakan Allah begitu mengambil berat, hal keadaan umatnya!”
Fatimah r.a berkata “Dimana aku hendak menemuimu di hari kiamat nanti, wahai ayahku?”
Nabi Muhammad SAW menjawab “kamu akan menemuiku di sebuah telaga. Ketika aku sedang memberi minum umatku.”
SubhannAllah...
Allah humma shalli alla sayyidina Muhammad...
Semoga kelak kita di beri minum oleh Tangan Suci Rasulullah SAW di Telaga Kausar...Aamiin...
#Sayyid_Taufiq_Jailani

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUISI SAIHURONCERIK

*Challenge XVI* Salam Saihu Sai Hu Hudan Saihudan _Bismi Robbika_ Petualangan, pendakian, penyelaman, pendaratan, masih meminta tempuhan raga jiwa manusia. Segala jalan dicari, dikenali, dimaknai, ditafsiri agar diri merasa yakin pengembaraannya bermakna.  Seharian, kemarin 08/05/2020 kita masih ragu kadang malu malu menuang *Saihuronce* yang kadang asing di pendengaran pemirsaaahhhhh hehehee. Saihuronce sejatinya sedang membawa kita memaknai angka yang "kita anggap" bermakna sebagai sebuah ayat (tanda).  Challenge XV ada di pusaran mulut, lapisan bibir (eithhhh hati hati). Diwakili wujudiahnya dengan suku kata dan kata (Saihuronceka). Nah, pada Challenge XVI bergeser pada palung *Saihuroncerik,* yakni saihu yang meronce (mengurai dan menyusunnya kembali) angka yang menjadi pola saihu murni (3456/2256). Hmmmm ingat usia pendewasaan dan pematangan. Bagaimana lagi Saihuroncerik? Andai saja tubuh kita adalah kumpulan satuan organ luar _(surface structure)_ dan organ dalam _(deep...

PESAN RASULULLAH

"PESAN RASULULLAH SAW SEBELUM WAFAT" Sebelum malaikat Izrail diperintah Allah SWT untuk mencabut nyawa Nabi Muhammad, Allah berpesan kepada malaikat Jibril “Hai Jibril, jika kekasihku menolaknya, laranglah Izrail melakukan tugasnya!” Sungguh berharganya manusia yang satu ini yang tidak lain adalah Nabi Muhammad SAW... Di rumah Nabi Muhammad SAW, Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam... “Bolehkah saya masuk?” tanyanya... Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk sambil berkata, “Maafkanlah, ayahku sedang demam” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu... Kemudian Fatimah kembali menemani Nabi Muhammad SAW yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”. “Tak tahulah ayahku, sepertinya orang baru, karena baru sekali ini aku melihatnya” tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hend...