Langsung ke konten utama

RAMADHAN HARI KE 5

Seperti biasa setelah terbangun lanjut aktivitas ramadhan. Malam tadi sekitar jam 01.52 terbangun. Lalu melihat dulu ke dapur apa yang harus dimasak atau makanan yang masih bisa dipanaskan. Rebusan ayam tinggal dibumbui. Keputusan lanjut dulu dengan masak nasi. Karena kalau nasi sudah biasa masak mendadak dan diukur langsung habis.  Secukupnya saja. Jadi selalu baru.

 Setelah masak nasi kita bisa tinggal dulu untuk aktivitas lain. Sekitar jam 02.30 kembali menuju dapur masak persiapan teman-temannya nasi buat sahur.

Masakan buat sahur tidak usah yang ribet. Bahan biasa sudah disiapkan dari sore. Jadi tidak butuh waktu lama. Setelah semua beres jam 03.30 semua anggota keluarga segera dibangunkan. Biar ada waktu untuk melakukan aktivitas lain seperti kalau mau sholat malam masih bisa, dsb.

Yaa lanjut sahur bareng.
Setelah sahur kita tunggu adzan subuh sambil nonton televisi, sambil buka WA lihat aktivitas group, ada juga yg sambil tadzarus. Intinya jangan langsung tidur.

Imsak sudah ditandai dengan sirine telah mendingin, akhirnya adzan subuh pun sudah terdengar. Setelah subuh ternyata ngantuk yaa tidur juga.

Pagi ini jm 6 lewat nih baru bangun. Aktivitas bersih-bersih sedikit dan siram-siram bunga tanaman kebunku.
Mandi duduk-duduk dulu, nonton televisi, baca WA, lihat info group dan info kedinasan. Ada juga info dari workshop online. Pokoknya meskipun dirumah kita aktivitas otak tetep maksimal.

Menyiapkan pembelajaran dengan media online juga harus dirancang.

Kegiatan rutin lainnya, pasti belanja sayur mayur, mengerjakan tugas online, cek konten youtube, konten Blog, tadarus harus punya target mumpung pahala berlipat ganda. Yaa itu rencana dan aktivitas untuk puasa hari ini. Hari ke 5 Ramadhan 1441H.

Tetep sehat tetep semangat. Biarpun hanya dirumah tidak boleh melemah tetep belajar dan aktivitas maksimal.

Sampai ketemu besok hari ke 6

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUISI SAIHURONCERIK

*Challenge XVI* Salam Saihu Sai Hu Hudan Saihudan _Bismi Robbika_ Petualangan, pendakian, penyelaman, pendaratan, masih meminta tempuhan raga jiwa manusia. Segala jalan dicari, dikenali, dimaknai, ditafsiri agar diri merasa yakin pengembaraannya bermakna.  Seharian, kemarin 08/05/2020 kita masih ragu kadang malu malu menuang *Saihuronce* yang kadang asing di pendengaran pemirsaaahhhhh hehehee. Saihuronce sejatinya sedang membawa kita memaknai angka yang "kita anggap" bermakna sebagai sebuah ayat (tanda).  Challenge XV ada di pusaran mulut, lapisan bibir (eithhhh hati hati). Diwakili wujudiahnya dengan suku kata dan kata (Saihuronceka). Nah, pada Challenge XVI bergeser pada palung *Saihuroncerik,* yakni saihu yang meronce (mengurai dan menyusunnya kembali) angka yang menjadi pola saihu murni (3456/2256). Hmmmm ingat usia pendewasaan dan pematangan. Bagaimana lagi Saihuroncerik? Andai saja tubuh kita adalah kumpulan satuan organ luar _(surface structure)_ dan organ dalam _(deep...

PESAN RASULULLAH

"PESAN RASULULLAH SAW SEBELUM WAFAT" Sebelum malaikat Izrail diperintah Allah SWT untuk mencabut nyawa Nabi Muhammad, Allah berpesan kepada malaikat Jibril “Hai Jibril, jika kekasihku menolaknya, laranglah Izrail melakukan tugasnya!” Sungguh berharganya manusia yang satu ini yang tidak lain adalah Nabi Muhammad SAW... Di rumah Nabi Muhammad SAW, Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam... “Bolehkah saya masuk?” tanyanya... Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk sambil berkata, “Maafkanlah, ayahku sedang demam” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu... Kemudian Fatimah kembali menemani Nabi Muhammad SAW yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”. “Tak tahulah ayahku, sepertinya orang baru, karena baru sekali ini aku melihatnya” tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hend...