INSPIRATOR MENULIS
Belajar Menulis di Workshop Online
Waktu : Pukul 19.00 – 21.00 WIB
Pemateri : Munif Chatib
Topik : Mengelola atau Menulis Blog
Peresume : Planet Budaya
Waktu : Pukul 19.00 – 21.00 WIB
Pemateri : Munif Chatib
Topik : Mengelola atau Menulis Blog
Peresume : Planet Budaya
Munif Chatib
Konsultan, Praktisi pendidikan dan penulis buku pendidikan populer.
Munif Chatib, lahir tanggal 5 Juli di Surabaya adalah penulis buku best-seller Sekolahnya Manusia, diterbitkan dan di-launching pertama kali di MP Book Point Jakarta pada 2 Mei 2009, bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional. Pada tahun ini juga Munif chatib bertemu dan melakukan seminar bersama gurunya yaitu Bobbi de Porter, penulis buku dahsyat Quantum Learning dan Quantum Teaching di Hall kantor Kementerian Pendidikan. Hampir seribu guru hadir di ruangan itu. Pengalaman yang mengesankan saat itu, ketika penulis ini membubuhkan tanda tangan bersama Bobbi pada hampir 750 bukunya. Akhirnya Bobbi DePorter juga bersedia memberikan endorsement pada buku selanjutnya yang berjudul Gurunya Manusia.
Saat ini Munif Chatib menjabat sebagai CEO NEXT EDU INDONESIA, sebuah Lembaga konsultan dan pelatihan guru di seluruh Indonesia dan luar negeri, juga mengadakan perjalanan study tour ke beberapa negara seperti Jepang, Finlandia, Rusia, Jerman, Perancis, dan Malaysia. Konsep sekolahnya manusia awalnya diterapkan pada tahun 2000 dengan berdirinya sebuah TK BUNGA BANGSA SIDOARJO, sekolah inklusi yang menerima anak berkebutuhan khusus dengan pendekatan kurikulum Islamic Quantum Learning. Saat ini TK BUNGA BANGSA SIDOARJO sudah menjadi TK percontohan dan banyak dikunjungi oleh pemerhati dan penyelenggara pendidikan dari berbagai kota di Indonesia sampai dari luar negeri. Tahun 2012, penulis mendirikan SD Plus Mutiara Ilmu Pandaan JawaTimur dengan konsep sekolahnya manusia. Sekanjutnya tahun 2015 mendirikan sekolah model di Cibubur Bekasi yang bernama SMP – SMA School Of Human, sekolah inklusi dan laboratorium penerapan konsep sekolahnya manusia secara nyata. Tantangan muncul kembali 2016 untuk membenahi sekolah boarding khusus laki-laki bernama SMPIT-SMAIT INSAN MANDIRI CIBUBUR. Sekolah ini sekarang cukup diminati banyak masyarakat dengan pendekatan kurikulumnya Project Based Qurán. Dan tahun 2017 bergabung menjadi dosen pengajar di Univeritas Nahdlatul Ulama Surabaya di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Selain sekolah-sekolah dari berbagai jenjang yang dibangun dan di kelola, penulis juga memberikan pelayanan konsultasi Pendidikan kepada sekolah-sekolah yang membutuhkan. Sampai tahun 2018, sudah ratusan sekolah yang berhasil menyelenggarakan pendampingan. Puncaknya adalah tahun 2012 sampai 2016, mendampingi 400 lebih sekolah dasar negeri seluruh kota Surabaya. “Penglaman adalah guru terbaik, dan tidak ada sekolah yang tidak punya masalah. Namun kita harus percaya semua masalah pasti ada solusinya,”ujar Munif Chatib.
Pada tahun 2010 – 2016, Muif Chatib membantu Anies Baswedan Ph.D. dalam program Indonesia Mengajar. Memberikan pelatihan kepada para Pengajar Muda yang diterjunkan untuk mengajar siswa sekolah dasar di Indonesia bagian luar dan daerah terpencil. Akhirnya membawanya ikut terjun melatih guru-guru Indonesia di daerah yang menjadi daerah tujuan Indonesia Mengajar. Mulai dari Fak-fak, Kepulauan Sangihe, Bengkalis, Paser dan daerah lainnya.
Munif Chatib lewat NEXT EDU INDONESIA akhirnya menyelenggarakan kuliah dengan program percepatan selama 6 bulan untuk penyelenggara sekolah, direktur, kepala sekolah dan guru. Kuliah tersebut bernama Guardian Angel (malaikat penyelamat) dan lulus mendapatkan gelar S2 setengah. Ketika ditanya, apa maksud setengah? “Setengah gila,”jawab Munif Chatib singkat. Kuliah Guardian Angel (GA) ini dimulai tahun 2010, dan sampai 2018 sudah terselenggara sampai 30 angkatan, yang tersebar di berbagai kota, Surabaya, Jakarta, Medan, Makassar, Samarinda, dan Banjarmasin.
Munif Chatib terus tak lelah menyebarkan dan mengembangkan Multiple Intelligence Research (MIR) sebagai alat riset kecerdasan yang sangat dibutuhkan oleh setiap sekolah untuk mengetahui kondisi terbaik siswanya. MIR adalah dasar dari konsep Sekolahnya Manusia, sebagai konsep Pendidikan yang humanis. Sekolah yang memandang semua siswanya adalah bintang. Dan menjadikan semua gurunya asset terpenting dalam sebuah sekolah, menjadi Gurunya Manusia.
Waaah ... di group ada pak Munif ya ?. Itu mah guru dan atasan saya. "Pa khabar pak Munif ?"
Alhamdulillah sehat bu Ratna
Salam kenal Pak Munif.saya guru gaek yg telat belajar menulis.Semoga nanti dapat ilmu dan spirit menulis dari Bapak
Insyaallah Kita sama2 belajar
Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selamat malam semuanya
Masih ada 64 org lagi belum online
Semoga tepat pukul 19.00 wi sudah semakin banyak yg online
Salam semuanya
Walaikum salam
Kepada pak Munif kami persilahkan menyampaikan materinya
Ya sy percaya menulis bukan bakat tapi kemampuan yg bisa dipelajari
Bagaimana ide ide bapak tentang sekolahnya manusia dan kelasnya manusia itu muncul ? Apakah hasil kajian atau pengalaman ....?
Ya Pak, saya terima kasih atas cerita tentang bagaimana Bapak berproses sampai jadi penulis. Dan menulis memang sesuatu yg bisa dipelajari. Saya sepakat.
Ide itu muncul dari fakta nyata ttg kualitas sekolah di Indonesia. Menurut Sy waktu itu banyak sekolah yg belum mampu temukan passion siswanya Dan sekolah masih banyak yg memilih milih siswanya utk bisa masuk, siswa hrs pintar Dan baik
Utk alasan passion, terjadi sy pengalaman sy sendiri. Sy lulusan SMAN yg cukup keren pd masanya. Masuknya susah Dan sy dpt ranking 3 seluruh sekolah. Anak pintar. Tapi sy tidak tahu passion Sy apa Dan kemana harus melanjutkan kuliah
AKHIRNYA ketua kelas sy melakukan undian Dan sy dpt dinfak Hukum unibraa malang. Sy diterima Dan lulus 5 tahun dpt gelar SH. Jadi pengacara Dan setiap kasus Sy kalah. Bukan passionnya
Seandainya sekolah memantik passion siswanya pasti sy kuliah di FKIP
Ternyata 2019 kemarin tempo adakan riset 87% mahasiswa baru merasa salah jurusan
Ternyata dari dulu sampai sekarang sekolah belum berhasil memantik bakat n minat siswanya.
Nah ini dia memang permasalahan di Indonesia sampai saat ini , kita masih terhipnotis dengan nilai pelajaran yang harus baik. Tetapi tak memiliki keahlian dan pasionnya. Sehingga ketika keluar dari sekolah apa yang dipelajari merasa sia sia .
Alasan ke2, kebetulan Sy dikaruniai seorang putri semata wayang yg berkebutuhan khusus, disleksia Dan diakalkulia.
Ternyata susahnya Bella Cari sekolah, tiap tahun tdk naik kelas.
Sy melihat Ada ketidak adilan di institusi sekolah.
Sekolah masih belum education for all
Subhanalloh... @Munif Chatib Mantap
Kisah Bella ini Sy tulis msnjadi buku dg judul BELLA SEKOLAH TAK PERLU AIRMATA
Perlu formula khusus sekolah yang sesuai kebutuhan dan kecerdasan anak
Luar biasa
Sebetulnya formulanya sederhana.
Dan Sy praktekkan di sekolah sy SCHOOL OF HUMAN CIBUBUR
Seperti apa formula tersebut?
Alhamdulillah berhasil meskipun banyak parasigma yg harus disamakan
Formulanya hanya 2 teori besar, yaitu
1. Teori humanism sbg teori belajar yg up-to-date
2. Teori multiple Intelligences sbg teori kecerdasan yg uptodate
Bahan baku sy menulis tidak lari dari pengalaman real ttg Dua teori besar tab.
Mohon doa tahun ini sy menulis KURIKULUMNYA MANUSIA
Bagaimana kalau dihubungkan dengan pendidikan berbasis fitrah Pak?
Aamiin. Semoga bisa cepat kelar. Setelah saya baca semua karya bapak selama menjadi kepala sekolah sehingga mencurahkan pengalaman sebagai kepala sekolah dalam buku yang belum tuntas yakni menulis buku "KEPALA SEKOLAHNYA MANUSIA"
Semoga bisa sy tulis juga
Persis. Maksud sy passion itu adalah gabungan bakat Dan minat. Dan bakat itulah fitrah.
Bagi sy tidak Ada anak yg bodoh. Setiap anak punya fitrah ilahiyah, utk peran apa dilahirkan di dunia
Omjay mau tanya. Apakah menggunakan jasa ghost writer itu mahal?
Kebetulan saya tinggal dilingkungan yg masih rendah sekali ttg pemahaman bahwa setiap anak itu unik. Dan sosialisasi hal ini susah sekali. Apakah Bapak punya solusi untuk hal ini?
Sy sekarang sdh tidak pakai jasa ghost writer, sy malah belajar Dr beliau.
Dahulu thn 2009 selesai 1 buku sy beri honor 1.5 juta
Ok pak, secara teknis menulis bisa dipelajari ya pak ..dan pembiasaan yang konsisten. Tetapi yang saya rasakan dan tantangan terbesar saya adalah jeli dalam melahirkan sebuah ide natural, dibutuhkan, dan ide yang unik.dan saya lihat bapak keren banget dengan ide ide dibukunya.
Pertanyaan ke dua
Apakah ketika lahir buku pertama ? Bukunya di'nyiyirin" orang pak karena ide yang berbeda dari umumnya yang berlaku saat itu...
Wah masih murah itu dibandingkan dgn royalty bukunya hahaha
Tak henti2 nya sy berbagi Dan memberi psngetahuan ttg paradigma tsb pada setiap komunitas masyarakat
Ya om Jay mungkin buat mahasiswa waktu itu cukup besar hanya 1 minggu selesai
Ya byk yang pandang sebelah Mata. Mulai Dr judulnya SEKOLAHNYA MANUSIA
Tapi yg membuat sy bertahan Dan mau belajar menulis adalah support Dr almarhum mas Hernowo. Kata beliau tulisan Sy punya karakter yg khas
Ya Pak, sampai hari ini saya masih bergelut dengan hal itu. Dan Allah takdirkan saya bisa berkomunikasi langsung dengan Bapak. Kebetulan saya pernah nebeng ikut pelatihan dgn tim Bapak di SDIT Insan Mandiri waktu Pasar Minggu, tapi tdk full.
roses kreatif seperti apa yang dilakukan dalam menulis Sekolahnya Manusia? Sehingga menjadi buku yang menginspirasi
Sy kumpulkan modal berupa special moment dalam setiap mengajar di kelas, suka duka sinergi dg guru, kepsek, yayasan Dan orangtua
Saya juga banyak berhutang budi pada beliau. Ternyata kita punya teman yg sama. Mas her banyak memberikan inspirasi saya dlm menulis di acara teacher writing camp di kampus unj rawamangun.
Dr special moment itulah sy coba Cari referensi2nya
Alfatehah utk almarhum Mas Her
Aamiin ya robbal alamiin
Memadukan atau mensiasati pertentangan ?
Contoh teori kecerdasan multiple Intelligences yg bebeda dg yeori kecerdasan sebelumnya
IQ dan MI
Tergantung. Sebab Ada teori yg baru adalah melengkapi teori sebenarnya
Tapi Ada yg teori baru menyalahkan total teori sebelumnya
Dan Ada teori baru yg sebelumnya belum ada
MI mwnyatakan teori IQ tidak valid lagi utk zaman sekarang
Kecerdasan emosi, kecerdasan Adversity, spiritual dll melwngkapi mi
Sebagai muslim saya meyakini apa yg ada dalam kitab dan sunnah adalah yg sebaiknya diikuti hanya karena keterbatasn ilmu sering kali bingung memadukan dgn ilmu yg sekarang. Bagaimana mensikapinya Pak?
MI dengan kecerdasan emosi,. Adversity, dll kan belum nampak pada anak-anak terutama usia dini. Sedangkan MI terlihat nampak. Bagaimana menurut pak Munif?
Saya juga awalnya begitu. Apalagi 2009 kala SEKOLAHNYA MANUSIA booming, Sy banyak di bilang mengajarkan aliran sesat, sebab teori multiple Intelligences itu Dr Yahudi
Namun ketika sy Tanya dg banyak ustad ttg konsep setiap anak cerdas, dll malah sy dapat banyak referensi di Al Quran Dan hadist
Apalagi waktu itu sy masih belajar dg penemunya Howard Gardner Dr Harvad, banyak pertanyaan yg sy ajukan kpd beliau ttg hubungannya mi dg islam
Bagaimana tanggapan Howard korelasi MI dengan Islam tersebut?
Salam Quran, setiap Manusia yg lahir itu dalam keadaan Hanif.
Hanif ini dpt diartikan punya article, punya makna, tidak sia2, punya kecerdasan yg beda2
Rasulullah saw ketika Ada kasus banjir diMekkah Dan hajar aswat terlempar. Rasulullah saw Rasulullah saw selalu mwmanggil sahabat2 nya dg kecerdasannya masing2 bukan sebaliknya.
Sampai2 dalam sebuah riwayat Rasulullah saw menjelaskan makna kecerdasan yg membuat Howard Gardner kaget
Menurut Rasulullah saw kecerdasan adalah bagaimana upaya seorang Manusia yg selalu ingat akan kematiannya
Saya tercerahkan Pak dengan penjelasan diatas.
Apakah mungkin Prof. Howard dalam menemukan teori MI ini mempelajari pola pendidikan yang diajarkan atau pola kehidupan Rasulullah?
Sy ceritakan riwayat2 tsb kpd Howard Gardner, sampai2 beliau bilang yg mestinya menemukan teori mi bukan sy tapi psikolog islam
Subhanallah....
Tidak, beliau tdk mwngenal Rasulullah
Mengikat Makna
Alhamdulillah sekarang teman2 yg awalnya kontra sudah sepakat Dan pro
Alhamdulillah
Bagaimana cara bpk bisa fokus menulis satu tahun satu buku pak @Munif Chatib ?
Sy menulis tiap Hari, meskipun satu halaman. Sy gabungkan dg outline plan yg sy susun terlebih dahulu
Tanya, saya bertanya @Munif Chatib
Bgmn ketahanan sekolahnya manusia dng era disrupsi seperti skrg ini & apa pendekatan yg
Luar biasa, buku SEKOLAHNYA MANUSIA sudah masuk 11 tahun. Sampai Hari ini terus dicetak bersama buku2 sy yg lain. GURUNYA MANUSIA, orangtuanya Manusia dll
Sy pikir pada abad 4.0 yg Makin edan ini pendekatan Kita atau sekolah Kita utk memanusiakan Manusia Makin banyak diikuti orang.
Jadi sangat relevan ya Pak, tak ada pendekatan lain selain manusianya itu sendiri sebagai SDM yg perlu disentuh hatinya...
Subhanallah Bahagianya bisa berbagi inspirasi
Ayo teman2 lanjutkan menulis setiap hari
humanisme sekolah, sampai tega bilang lagi kita ini manusia beneran, manusia yg disumpah oleh manusia lain buat melayani pendidikan
Menarik tulisan pak munif chatib, saya pertama kali ikut seminar bapak waktu di depok, saat saya masih kuliah di S2 universitas indonesia dan saya masih kerja jadi guru bimbel
Saya baru membaca setiap hari dan menulis sekali- kali. Dan berbicara berkali- kali sampai dibilang cerewet.
Namun sayang saat melakukan penelitian di lab FMIPA UI, bahan kimia saya terbakar, dosen2 kimia s2 saya rapat untuk menghentikan penelitian saya di lantai 3
Jangan puts asa
lalu saya disuruh membuat surat permintaan maaf bermaterai ditujukan ke pimpinan fakultas, dan setelahnya nasib tesis saya terkatung2 karena harus ganti judul dari penelitian lab basah ke lab kering, dengan komputer yg belum lengkap
Saya masih ingat sewaktu jadi moderator pak @Munif Chatib Di bekasi. Pemikiran bpk sangat unik dan membuat peserta tercerahkan.
apa bisa ini dijadikan cerita inspirasi pak munif chatib pentingnya KAMPUS MANUSIA
Bicara berkali Kali itu modal menulis. So PERTAHANKAN
Masyallah udah lama sekali. Thanks om Jay
Tak terasa sdh 8 tahun yg lalu pak @Munif Chatib munif
Jadi konsep kampus merdeka atau pun merdeka belajar itu termasuk merdekanya manusia ya @Munif Chatib ?
Ya betul masih banyak kampus yg dosennya tidak manusiawi dan terkesan otoriter. Akhirnya kteatifitas mahasiswa terhalang.
Menghentikan kemapanan, menggoda kondisi ajeg dengan menulis juga sumber ide
Saya pernah menulis, membuat soal, tapi dibenci oleh kepala sekolah saya..
Padahal kepsek saya itu dulunya guru berprestasi tingkat nasional, aneh juga, apa dulunya beliau cuma mau main politikisasi sekolahan saja? cerminan dia sebagai guru berprestasi nasional sudah hilang, krn gemar sekali main2in regulasi di sekolah, atur sana sini, sampai ditakuti guru2
Saya mahasiswa kimia S2 UI yg terlempar dari angkatan saya, krn ada kesengajaan dosen sana yg menghentikan penelitian saya yg dianggap cuma main2 saja
tapi Tuhan gak tutup mata manusia rapat, 2 tahun kampus itu saya tinggalkan dengan segala nilai akademik yg baik dan penelitian tesis yg gagal, tiba2 ada kabar mengejutkan di fakultas farmasi UI terjadi kebakaran hebat yg dilakukan mahasiswa penelitiannya, bahkan menyebabkan kematian seorang mahasiswa
lalu kebakaran kecil yg saya lakukan itu apa?? hanya semprotan APAR kru lab yg asal2an dan bukan saya yg melakukannya, lantas semua kesalahan harus saya yg tanggung???
beban moril... KAMPUS MERDEKA harus dimasukin KAMPUS MANUSIA
Siapa yg mau tanya lagi?
Kalau tdk ada lagi kita minta pak @Munif Chatib Membuat kesimpulan materi hari ini.
Kesimpulan:
1. Menulis bukan bakat, tapi kemampuan yg bisa dipelajari.
2. Biasakan akrab Dan peka dg special moment setiap hari apapun profeai Kita sbb itu adalah modal
tulisan.
3. Tulislah setiap Hari apa yg Kita lihat, Kita baca Dan yg Kita selalu bicarakan
Terima kasih om jay Dan teman2 semua, sdh diberi kesempatan berbagi.
Wassalam
Semoga pada kesempatan lain masih ada waktu untuk mampir ke sini
Thank pak munif chatib dan om jay, see you
Doa aja ah gak tepuk tangan, semoga ilmu makin bermanfaat.komentar salah satu peserta. Aamiin
Komentar
Posting Komentar