Langsung ke konten utama

Nasehat Aa Gym Tentang Corona

*Resume MQ-Pagi*
*Senin, 16 Maret 2020*
*Oleh: KH. Abdullah  Gymnastiar*

https://youtu.be/h8WNtrWr0tA

Rasulullah saw., bersabda _"Jika kalian mendapati wabah melanda suatu negeri maka jangan kalian memasukinya. Dan jika kalian berada di daerah tersebut jangan keluar dari negeri tersebut."_

Di beberapa negara yang belum mengenal Islam mereka melakukan beberapa cara diantaranya dengan menutup daerahnya
sehingga wabahnya tidak menyebar. Diadakan pengaturan sehingga tingkat penyebaranya dapat terkendali, ini persis sama dengan yang di ajarkan Islam.

Masyarakat Indonesia selama 14 hari ini kita berkumpul dirumah saja,
mengurangi kontak dengan siapapun kecuali sangat penting, hindari sentuhan tangan, kerumunan, pertemuan pertemuan yang tidak penting.
Adik-adik yang diliburkan ini bukan masa liburan dan bukan untuk berekreasi.
Menjadi salah besar kegiatan belajar mengajar ini dijadikan waktu untuk rekreasi keluar, justru ini lah yang harus dihindari oleh kita. Tidak sekolah dan tidak ngantor harus nya bisa jadi ladang amal untuk kita mencegah penyebaran virus ini.

Mari dipahami dengan baik oleh kita semua bahwa menghindar sementara waktu untuk tidak bersalaman dan tidak kontak langsung dengan yang lain adalah sebagai upaya kita untuk mengurangi penyebaran.
Kita harus berjuang bersama, berkoban bersama dengan sabar, hindari pertemuan yang mengundang banyak massa, ini salah satu ikhtiar kita supaya terputus peluang terjadinya penularan virus ini.
Mudah mudahan Alloh mengangkat virus ini.

Wabah ini bagi orang orang yang berbuat buruk memang ini adalah balasan bagi keburukanya, namun bagi orang yang beriman ini adalah rahmat karena ia mengetahui bahwa tidak akan menimpa kepada dirinya kecuali yang Alloh tetapkan, maka pahala baginya seperti orang yang mati syahid.

Di Mesjid Daarut Tauhiid saat ini tidak ada karpet karena dikhawatirkan karpet menjadi bahan penularan. Jadi dibuat aturan, sementara masih berjamaah diharapkan wabah ini segera berakhir.
Jika hendak ke mesjid ada peraturan nya sekarang :
1⃣ *Yang ke Mesjid yang Sedang Sehat*
Yang batuk, demam, pilek, maka sholatnya dirumah, Insya Alloh niatnya sudah tersampaikan dan dicatat Alloh.

2⃣ *Cuci Tangan*
Posisikan diri seperti yang sudah tertular. Agar senantiasa menjaga diri kita dan orang disekitar kita.

3⃣ *Pastikan Membawa Peralatan Sholat Masing masing*
Bawa sejadah masing masing, mukena masing masing jadi jika kita tertular hanya kepada sajadah yang kita bawa saja.

4⃣ *Jangan Serba Menyentuh*
Hindari kita meninggalkan jejak apapun.

5⃣ *Jamaah Tidak Usah Terlalu Dempet*
Rapat saat sholat merupakan kesempurnaan shalat namun pada saat seperti ini kita harus mencegah karna di khawatir kan tertular dan tidak bersalaman karena salaman bisa menjadi jalan penularan
Mudah-mudahan upaya kita ini mendapatkan pahala kebaikan disisi Alloh.

Lalu apa yang harus kita lakukan di rumah?
Buatlah aturan dirumah, inilah rumah yang menjadi benteng kita dan yang harus kita lakukan:
📍 *Perbaiki Ibadah*
Sholat berjamaah dirumah, perbanyak bacaan Qur'an, menambah hapalan, perbanyak sholat sunah.

📍 *Upayakan ada Rambu-rambu*
- _Hayinin_
Harus menjadi orang yang tenang menenangkan, teduh meneduhkan, buat suasana rumah lebih legowo dan ebih pemaaf.
- _Layinin_
Berlomba-lomba memiliki ke sopanan, kesantunan sehingga interaksinya dengan kualitas yang bagus, menyuruh dengan sopan, melarang dengan sopan sepakati latihan untuk lemah lembut.
- _Qoribin_
Jadikan suasana dirumah, suasana yang akrab, hangat, berlomba-lomba rendah hati, saling menempatkan diri, suportif bantu dengan santun.
- _Sahlin_
Dibuat mudah, jangan sampai urusan sepele dibuat susah, jangan membesar-besarkan masalah jangan sampai rumah menjadi neraka mini, jadikan rumah sebagai bayyiti jannati.

Sebagai orang yang beriman, harusnya kita berbeda. Ujian ini adalah alat ukur keimanan kita, yang sedang imanya, yang tidak ada imanya, yang kuat imanya pasti beda suasana hati dalam menyikapi ini.
Kita sudah sempurnakan syariat, tapi bagi orang yang beriman tidak boleh panik dalam situasi apapun, tidak ada jalan untuk panik, kalau kita panik berarti iman kita kurang. Dengan ke imanan kita yakin sekali bahwa virus ini milik Alloh dari Alloh dan bertasbih kepada Alloh, tidak akan memberi bahaya pada kita kecuali izin Alloh.

_"Tidak akan menimpa suatu musibah kecuali izin Alloh"_
Jangan takut mati, karena dengan keimanan kita mati itu ada waktunya, karena tidak ada yang akan membuat kita mati kecuali waktunya tiba.
_"Setiap umat ada batas waktunya, datang saat yang ditetapkan, tidak bisa di akhirkan tidak bisa dimajukan walau sesaat"_
Dan kita harus yakin bahwa doa adalah bagian dari yang bisa mengubah dari satu takdir ke takdir lain. maka berdoalah.
Kemudian sedekah, sedekahlah karena sedekah adalah penolak bala
lalu senantiasa dalam dzikrullah, istighfar perbanyakalah istighfar karena istighfar adalah salah satu amalan agar Alloh tidak menurunkan bencana bagi orang yang memperbanyak istighfar, mudah-mudahan dengan wabah ini akan banyak hikmahnya, membuat kita semakin yakin kepada Alloh, makin banyak taubat, makin menjauhi maksiat, dan makin banyak taat.
Waallahu A'lam

*Silahkan sahabat klik link di bawah ini untuk kajian lengkapnya dan kajian-kajian gurunda Aa Gym lain nya :*

https://youtu.be/h8WNtrWr0tA

Jangan lupa untuk like dan share kajian di atas yaa

Semoga setiap ikhtiar kebaikan dari Sahabat akan menjadi pemberat amal kebaikan di akhir hayat...🙏

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUISI SAIHURONCERIK

*Challenge XVI* Salam Saihu Sai Hu Hudan Saihudan _Bismi Robbika_ Petualangan, pendakian, penyelaman, pendaratan, masih meminta tempuhan raga jiwa manusia. Segala jalan dicari, dikenali, dimaknai, ditafsiri agar diri merasa yakin pengembaraannya bermakna.  Seharian, kemarin 08/05/2020 kita masih ragu kadang malu malu menuang *Saihuronce* yang kadang asing di pendengaran pemirsaaahhhhh hehehee. Saihuronce sejatinya sedang membawa kita memaknai angka yang "kita anggap" bermakna sebagai sebuah ayat (tanda).  Challenge XV ada di pusaran mulut, lapisan bibir (eithhhh hati hati). Diwakili wujudiahnya dengan suku kata dan kata (Saihuronceka). Nah, pada Challenge XVI bergeser pada palung *Saihuroncerik,* yakni saihu yang meronce (mengurai dan menyusunnya kembali) angka yang menjadi pola saihu murni (3456/2256). Hmmmm ingat usia pendewasaan dan pematangan. Bagaimana lagi Saihuroncerik? Andai saja tubuh kita adalah kumpulan satuan organ luar _(surface structure)_ dan organ dalam _(deep...

PESAN RASULULLAH

"PESAN RASULULLAH SAW SEBELUM WAFAT" Sebelum malaikat Izrail diperintah Allah SWT untuk mencabut nyawa Nabi Muhammad, Allah berpesan kepada malaikat Jibril “Hai Jibril, jika kekasihku menolaknya, laranglah Izrail melakukan tugasnya!” Sungguh berharganya manusia yang satu ini yang tidak lain adalah Nabi Muhammad SAW... Di rumah Nabi Muhammad SAW, Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam... “Bolehkah saya masuk?” tanyanya... Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk sambil berkata, “Maafkanlah, ayahku sedang demam” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu... Kemudian Fatimah kembali menemani Nabi Muhammad SAW yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”. “Tak tahulah ayahku, sepertinya orang baru, karena baru sekali ini aku melihatnya” tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hend...