Langsung ke konten utama

MEMBANGUN IDE SEBUAH TULISAN

Workshop Menulis Online

Pemateri : Agus Sampurno
Waktu : Selasa, 31 Maret 2020
Peresume : Planet Budaya

Malam ini, Bpk Agus, mengawali materi dengan melontarkan artikel untuk dibaca peserta & menemukan 3 kunci tulisan dari artikel tersebut.

Setelah seluruh peserta antusiasme menjawab, beliau melanjutkan kembali dalam diskusi kelas.

Bagaimana ide sebuah tulisan bisa muncul? Sesuai dengan nama grup ini maka membahas bagaimana kemampuan menulis bisa ditumbuhkan.

Beliau memberikan link artikel yang menarik untuk didiskusikan dalam kaitannya dengan ide menulis.

Dari artikel ini mohon saya diberikan kata kunci yang menurut bapak ibu penting, 3 kata kunci saja.

Ternyata antusiasme peserta  membuat Bpk Agu, mengajak nanti di akhir pembelajaran semua mesti ada produk tulisan.

Oke baik kita lanjutkan. Dalam membuat tulisan dimana pun tidak lepas dari cara menarik perhatian pembaca. Terutamanya dalam menulis blog. Ini yang saya akan lakukan.

Falam membuat blog sangatlah mungkin kita terinspirasi dari tulisan orang lain.
Dalam membuat judul tulisan paling manjur menggunakan beberapa kata. Hal ini untuk membuat berpikir bahwa menulis itu mudah.

Dalam bahasa Indonesia terjemahhannya kira kira begini. 5 Persuasive Words That Controls Minds :
1. You
2. Free
3. New
4. Now
5. Secret

Dari 5 kata persuasif di atas yang bisa mengendalikan pikiran orang yang membacanya.

1. Anda.
2. bebas
3. Baru
4. Saat ini/sekarang
5. Rahasia

1. 5 Cara agar ANDA menjadi guru yang handal dalam mengajar secara online

Berikut adalah koleksi judul yang diinspirasikan dari tulisan diatas.

2. 5 (lima) Aplikasi BARU untuk mengajar online

2. Solusi Pembelajaran Daring BEBAS stress

5. RAHASIA menjadi guru sukses mengajar secara online

4. Aplikasi online yang anda bisa mulai SEKARANG gunakan untuk mengajar secara online

Nah dari deretan judul diatas mana yang menurut bapak ibu yang paling mudah dan yang paling sulit untuk dijadikan sebuah tulisan.

1. 5 Cara agar ANDA menjadi guru yang handal dalam mengajar secara online


Baik, judul ini akan saya kembangkan menjadi:

Pembukaan
Dalam era wabah Covid 19 ini semua guru ada di dalam keterpaksaan. Semua keluar dari zona nyaman untuk menjadi bisa dan mampu menghantarkan pembelajaran jarak jauh atau  distance Learning


Paragraph ke 2
Dalam menjawab tantangan ini, guru mesti memaksa dirinya agar bisa sukses dan belajar dari pengalaman.

Berikut ini adalah 5 hal yang mesti dilakukan guru agar dirinya handal dalam berpraktek sebagai guru jarak jauh


2. Membuat jadwal atau calendar mingguan. Dalam seminggu siswa mesti tahu ia akan belajar apa dan menghasilkan produk apa. Hal ini juga cara guru menghargai orang tua siswa yang telah membantu siswa di rumah. Dengan memberikan gambaran mingguan artinya guru memberikan napas bagi orang tua di rumah tenggat waktu dan pikiran dalam membantu mengerjakan.

1. Membuat tugas kepada siswanya dengan simple saja. Simple bukan berarti gampang atau terlalu mudah. Simple disini berarti siswa tidak mulai dengan hal yang sama sekali baru, guru bisa mulai dengan tugas yang pernah siswa lakukan dan sedikit di modifikasi.

4.Tetap menjadi guru. Jangan karena mediumnya berbeda maka dalam diskusi dengan siswa, anda jadi terlalu cair atau bahkan terlalu tegang. Tetaplah jadi guru yang tegas tapi ramah saat melakukan pembelajaran online.

3. Berani memodifikasi kurikulum. Terapkan prinsip merdeka belajar berikan tugas yang diluar kebiasaan namun menantang siswa. Membuat vlog misalnya anak pasti senang.

5. Ingat bahwa isi atau konten pembelajaran anda bisa dari mana saja. Variasikan sumber belajar maka kelas online anda akan menarik. Jika sumber belajar anda beragam, jangan terkejut jika siswa juga akan menjadi kreatif dalam menuangkan hasil belajarnya. Bisa lewat peta pikiran, vlog, blog atau infographic.


Penutup
Dalam mengajar aspek komunikasi tetap nomor satu. Tempatkan diri anda pada diri siswa, misalnya tidak semua siswa punya dukungan yang sama dari orang tua siswa. Untuk itu ada baiknya selalu mengecek bagaimana siswa mengerjakan tugas nya selama pembelajaran dengan tipe online ini.

Terima kasih:
Oke.bapak ibu
Sudah selesai satu tulisan.

Bpk Agus menutup materinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUISI SAIHURONCERIK

*Challenge XVI* Salam Saihu Sai Hu Hudan Saihudan _Bismi Robbika_ Petualangan, pendakian, penyelaman, pendaratan, masih meminta tempuhan raga jiwa manusia. Segala jalan dicari, dikenali, dimaknai, ditafsiri agar diri merasa yakin pengembaraannya bermakna.  Seharian, kemarin 08/05/2020 kita masih ragu kadang malu malu menuang *Saihuronce* yang kadang asing di pendengaran pemirsaaahhhhh hehehee. Saihuronce sejatinya sedang membawa kita memaknai angka yang "kita anggap" bermakna sebagai sebuah ayat (tanda).  Challenge XV ada di pusaran mulut, lapisan bibir (eithhhh hati hati). Diwakili wujudiahnya dengan suku kata dan kata (Saihuronceka). Nah, pada Challenge XVI bergeser pada palung *Saihuroncerik,* yakni saihu yang meronce (mengurai dan menyusunnya kembali) angka yang menjadi pola saihu murni (3456/2256). Hmmmm ingat usia pendewasaan dan pematangan. Bagaimana lagi Saihuroncerik? Andai saja tubuh kita adalah kumpulan satuan organ luar _(surface structure)_ dan organ dalam _(deep...

PESAN RASULULLAH

"PESAN RASULULLAH SAW SEBELUM WAFAT" Sebelum malaikat Izrail diperintah Allah SWT untuk mencabut nyawa Nabi Muhammad, Allah berpesan kepada malaikat Jibril “Hai Jibril, jika kekasihku menolaknya, laranglah Izrail melakukan tugasnya!” Sungguh berharganya manusia yang satu ini yang tidak lain adalah Nabi Muhammad SAW... Di rumah Nabi Muhammad SAW, Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam... “Bolehkah saya masuk?” tanyanya... Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk sambil berkata, “Maafkanlah, ayahku sedang demam” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu... Kemudian Fatimah kembali menemani Nabi Muhammad SAW yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”. “Tak tahulah ayahku, sepertinya orang baru, karena baru sekali ini aku melihatnya” tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hend...