Hemat
Sri Sugiastuti
"Bu, besok bapak dibuatkan jas ya! Tuh lihat di lemari, jasnya sudah sempit semua." Pinta Pak Kanjeng pada istrinya
"Lah, bapak saat ini ikut program diet, jadi insyaallah besok pas resepsi jasnya sudah nyaman dipakai, masih bulan depan resepsinya, " balas Bu Kanjeng.
_Hmmm_ perlu jawaban cerdas untuk berhemat dan menghindari hisab kelak dengan apa yang kita miliki.
#belajar pantigraf
_____________________________________________
Cerai Mati
"Wati please, aku boleh numpang di sini sampai akhir bulan saja!" Pinta adik sepupuku sambil meletakkan satu dus kecil yang berisi pakaiannya. Kuamati wajahnya yang kucel, dan tak kuasa aku menolaknya.
Hampir sepuluh kali lebih gawai itu berdering.Tak kugubris. Tetapi akhirnya kuangkat. Aku tak percaya dengan info yang diberikan. Modus saudara mendapat kecelakaan dan sedang membutuhkan bantuan sudah usang. Tetapi ketika foto dikirim. Aku harus percaya. Di ruang ICU adik sepupuku tak berdaya dengan dikelilingi alat penopang hidupnya. Istrinya kuhubungi. Agak lama sang istri baru datang. Entah apa yang ada di benaknya. Yang jelas kalimatnya bak petir di siang bolong
Dia tidak ikut bertanggungjawab dengan adik sepupuku, karena palu sudah diketuk kemarin. Dan yang terjadi, jenasah dibawa ke Solo dan pemakaman lancar. Allah lebih sayang padanya daripada mantan istrinya. Pakaian dan perlengkapan terakhir yang dipakai saat masuk Rumah Sakit dan pernak pernik lainnya termasuk satu dus pakaiannya diserah pada anaknya yang sulung.
#Belajar Pentigraf
___________________________________________
Sri Sugiastuti
"Bu, besok bapak dibuatkan jas ya! Tuh lihat di lemari, jasnya sudah sempit semua." Pinta Pak Kanjeng pada istrinya
"Lah, bapak saat ini ikut program diet, jadi insyaallah besok pas resepsi jasnya sudah nyaman dipakai, masih bulan depan resepsinya, " balas Bu Kanjeng.
_Hmmm_ perlu jawaban cerdas untuk berhemat dan menghindari hisab kelak dengan apa yang kita miliki.
#belajar pantigraf
_____________________________________________
Cerai Mati
"Wati please, aku boleh numpang di sini sampai akhir bulan saja!" Pinta adik sepupuku sambil meletakkan satu dus kecil yang berisi pakaiannya. Kuamati wajahnya yang kucel, dan tak kuasa aku menolaknya.
Hampir sepuluh kali lebih gawai itu berdering.Tak kugubris. Tetapi akhirnya kuangkat. Aku tak percaya dengan info yang diberikan. Modus saudara mendapat kecelakaan dan sedang membutuhkan bantuan sudah usang. Tetapi ketika foto dikirim. Aku harus percaya. Di ruang ICU adik sepupuku tak berdaya dengan dikelilingi alat penopang hidupnya. Istrinya kuhubungi. Agak lama sang istri baru datang. Entah apa yang ada di benaknya. Yang jelas kalimatnya bak petir di siang bolong
Dia tidak ikut bertanggungjawab dengan adik sepupuku, karena palu sudah diketuk kemarin. Dan yang terjadi, jenasah dibawa ke Solo dan pemakaman lancar. Allah lebih sayang padanya daripada mantan istrinya. Pakaian dan perlengkapan terakhir yang dipakai saat masuk Rumah Sakit dan pernak pernik lainnya termasuk satu dus pakaiannya diserah pada anaknya yang sulung.
#Belajar Pentigraf
___________________________________________
Komentar
Posting Komentar