BELAJAR MENULIS BERSAMA BAPAK NAMIN
Membangun Branding Melalui Blog dan Media Sosial
Pemateri: Bpk. Namin AB Ibnu Solihin
Waktu; Senin, 9 maret 2020
Peresume: Planet.
Perkenalkan teman-teman Nama saya Namin AB Ibnu Solihin founder motivatorpendidikan.com, untuk mengenal lebih dekat dengan saya teman-teman bisa searching nama saya di Google. Atau bisa buka link berikut ini https://motivatorpendidikan.com/index.php/2015/08/29/profil-namin-ab-ibnu-solihin/
Saya juga telah membagikan secara Gratis lebih dari 250 materi training di slideshare.net, Dilihat oleh lebih dari setengah juta kali dan di download sekitar 7 Ribu kali setiap tahunnya. Linknya sebagai berikut https://www.slideshare.net/mobile/naminsekolahakhlak
Kita bisa berteman melalui media sosial yang saya miliki Instagram @motivatorpendidikancom, saya juga membagikan kegiatan saya di Channel YouTube Motivator Pendidikan Com.
Baiklah teman-teman saya akan berbagi bagaimana saya membangun Branding melalui Blog dan Media Sosial.
Saya mulai Ngeblog tahun 2007, melalui blogspot.com, saat itu saya ngeblog untuk mengisi waktu luang saat istirahat mengajar. Tulisan di Blog juga masih sangat beragam, bahkan lebih banyak curahatan hati.
Lebih dari 10 blog pernah saya buat di blogspot.com, kini semua blog tersebut sudah saya hapus semua.
Hingga akhirnya disekitar tahun 2013 saya mengenal guraru.org, sebuah blog yang diisi oleh guru-guru kreatif, diantara para pemenangnya adalah yang sudah mengisi materi sebelumnya yaitu Pak.Agus Sampurno dengan Brandnya Guru Kreatif, Om Jay Wijaya Kusuma dengan Brandnya Guru Blogger dan Bang Dedi Dwitagama.
Keinginan untuk menulis lebih baik lagi, akhirnya ditahun 2013 saya mengikuti Teacher Writing Camp angkatan ke-3, yang digagas oleh Om Jay dan teman-teman.
Pada tahun 2014 saya dan Om Jay bersama teman-teman menggagas berdirinya Komunitas Sejuta Guru Ngeblog, pada tahun 2014-2015 kami Komunitas Sejuta Guru Ngeblog memberikan Pelatihan Guru Ngeblog Gratis bagi guru di Jabodetabek.
Tahun 2014 juga awal saya mulai membangun Branding lewat blog. Perjalanan saya membangun Branding bisa dibaca di profil saya pada link di atas.
Singkatnya akhirnya pada tahun 2015 saya melaunching www.motivatorpendidikan.com, seluruh konten tulisannya berisikan berbagai jenis program training yang saya isi.
Sebelum website tersebut di launching, saya banyak mencurahkan gagasan saya tentang pendidikan di Blog https://motivatorkreatif.wordpress.com
Membangun Branding memang tidak mudah, tapi jika kita sungguh-sungguh Insya Allah ada kemudahan.
Membangun Branding juga harus sejalan dengan kompetensi yang kita miliki. Jangan coba-coba membangun Branding tertentu tapi tidak punya Ilmunya.
Membangun Branding melalui blog juga harus selaras dengan kepribadian kita di Blog, Medsos dan segala aktivitas yang kita lakukan.
Menulis konten Blog dengan konsisten pada Branding yang kita miliki adalah kewajiban yang harus ditaati. Kala mau dikenal sebagai pakar pendidikan misalnya, ya sudah konsisten nulis hal-hal yang berkaitan dengan hal tersebut.
Hingga akhirnya ketika orang berbicara "Motivator Pendidikan" mereka, Akhirnya akan mengingat "Namin AB Ibnu Solihin". Ini contoh saja
Tapi jika ada penasaran coba anda searching di Google beberapa kata berikut ini "Motivator Pendidikan" "Pembicara Seminar Parenting" "Motivator Pelajar". Anda akan bertemu dengan siapa kira-kira?
Menulis dan membangun Branding telah mengantarkan saya keliling Indonesia, saya telah mengisi training setidaknya dilebih dari 300 lembaga, sejak tahun 2014-sekarang.
Lengkapnya materi membangun Branding Melalui Blog dan Media Sosial saya bagikan lewat link di bawah ini.
Demikian pengantar diskusi malam ini.Semoga bermanfaat dan tetaplah bersemangat untuk menjadi pribadi yang menginspirasi, menggerakkan dan meneladani.
Dari Hotel Dinesti
Kayu Agung, Kabupaten OKI
Sumatera Selatan
Baik Bapak/Ibu kita mulai Diskusi.
Silakan jika ada mau yang bertanya
Disalah satu slide yg ada disini... Bhw jgn plagiat atau copas... Jika copas dan menyebutkan sumber..bagaimana...aplg ntuk penulis pemula seperti saya..msh kesulitan mengubah kalimat2 yg bersumber dr narasumber...maupun dr sumber bacaan lainnya.
Saya menulis di blog, msh terbatas berupa resume dr kuliah di grup ini...itupun setelah 3 resume... Semuax msh labil..ðŸ¤.. Dan berbeda beda... Blm ada gaya menulis yg stabil.
Silahkan tulis sumbernya, sambil dimulai,
Mulai sekarang menulis saja, dari hal yang paling kita sukai
Tulisan bagus butuh proses
Semangat terus ya Bu
Assmkum pak namin,,, perkenalkan saya nafrizal dari padang, sumbar,,,, saya baru seminggu ini menulis di blog, saya menulis keseharian di skolah dg siswa, menceritakan cara mengajar dan keadaan sekolah,,, tulisan saya masih awam, karna saya menulis sesuai apa yg saya rasa,,,, bagaimana itu pak pendapat bapak namin?
Saya juga dulu menulis dari keseharian saya sebagai guru, tentang siswa, tentang mengajar, tentang sekolah.
Karena menulis yang paling enak adalah, menuliskan apa yang kita lakukan
Slmt mlm Pak @Namin AB Ibnu Solihin , perkenalkan, nama saya Tere dari NTT. Saya termasuk orang yang suka menulis berdasarkan mood. Melalui kesempatan ini, saya berharap Bpk bisa memberikan tips untuk memotivasi diri sendiri agar konsisten dalam menulis. Terima kasih.
Jika menulis berbagai mcm hal bagaimana kita bisa membangun branding... Misalx seperti pak namin yg fokus di dunia pendidikan...sehingga isi tulisanx konsisten dibidang tsb..lalu..bagaimana dgn yg tulisanx campur2.. Bagaimana kita bisa membangun branding..kalo fokus tulisanx beragam...?
Hanya yang menjadikan menulis sebagai passionnya yang bisa merasakan nikmatnya Menulis.
Nah, karena kita baru belajar, tidak masalah seperti itu yang penting tetap semangat menulis.
Tapi catatan saya,
Tidak mungkin kita akan bisa menulis kalau kita tidak membaca.
Jadi jika ingin jadi menulis atau konsisten menulis, wajib mencintai buku.
Selanjutnya jika ingin membangun Branding makan harus fokus menulis pada bidang tertentu, sesuai dengan passion atau keahlian terbaik kita.
https://www.slideshare.net/mobile/naminsekolahakhlak/materi-seminar-parenting-mendidik-anak-agar-gemar-membaca
Yuk jika kita tidak hobi membaca,kita bisa memulai dari anak kita.
Silahkan jika ada yang mau bertanya lagi? kata beliau.
Assalamualaikum wr wb
Perkenalkan saya Bu Siti Fatonah dari SMAN I Jenangan Ponorogo, Pak Namin...
kebetulan saya sebagai penyiar radio juga, saya berkonsultasi apakah pas , bahasa saya di radio saya rekam dan saya tulis, dan saya masukkan ke Blog. Untuk bahasanya bagaimana njiih.
Berkaitan dengan pertanyaan sebelumnya tentang fokus tulisan. Fokus blog misalnya blog yang dibuat adalah tentang pembelajaran, apakah sebaiknya di blog itu khusus tentang pembelajaran ?
Jika tiba - tiba ada ide menulis tentang topik di luar pembelajaran, apakah lebih baik ditulis di blog lain (membuat blog baru) karena terkadang ide munculnya beragam.
Atau,, boleh kah seperti ini..memiliki beberapa blog, setiap blog punya fokus masing- masing misalnys blog 1 khusus tulisan tentang hobi saya, blog 2 tentang aktivitas saya disekolah dst... Apakah dgn begitu..saya tetap bisa membangun branding saya...?
Salam kenal juga Bu..
Saya juga mantan penyiar radio.
Nah saran saya, ibu bisa membranding Blognya dengan nama ,contoh "gurupenyiarradio.com"
Jadi tulisan ibu fokus saja hal-hal yang berkaitan dengan dunia penyiaran, dan ibu juga bisa menulis aktivitas ibu sebagai guru sekaligus penyiar.
siap Pak Namin. Terima kasih sarannya
Jika tujuannya sekedar hanya untuk mengisi aktivitas tidak masalah.
Tapi jika kita ingin dikenal oleh orang, sebagai ahli pada bidang tertentu, maka harusnya fokus saja pada satu blog dan satu website.
Menurut pak Namin, memiliki blog dan website tapi kontennya sama, Blog sebagai Backup jika web sedang Down.
Nah jika mau banyak blog bisa juga
blog 1 untuk tulisan sesuai Branding
Blog 2 untuk Hobi
Blog 3 Bisnis
Pak @Namin AB Ibnu Solihin , berdasarkan pengalaman Bpk, apakah tantangan terbesar bagi seorang motivator ? dan bagaimana cara mengatasinya? terima kasih. Tanya salah satu peserta.
Mlm pak @Namin AB Ibnu Solihin perkenalkan sy Endah guru dr Surabaya, Krn seringnya kita sbg guru nulis hal2 yg formal dan to the point', hasilnya ketika menulis sering kaku dan tdk komunikatif. Bgmn cara mengatasi nya ya pak spy tulisan BS luwes dan enak di baca. Trimakasih.
Apa bedax e-book dan buku konvensional... Bukankah isix juga merupakan bacaan ?? Zaman skrg kan zamanx gadget... Mungkin kalo dulu duh ada gadget...sayapun juga akan membaca di gadget saya..
Kebetupan dr kecil saya hobi membaca...dan dr kecil sudah koleksi buku bacaan... Skrgpun setiap bulan anak saya rutin dan wajib. selalu beli buku bacaan sesuai keinginan mrk...tp tetap saja mrk tertarikx sama gadget.
Jadi motivator itu bukan kita ikut TOT tertentu, kemudian kita menamakan diri sebagai motivator dengan Nama kita ditambah berbagai gelar pelatihan di belakangnya.
Untuk menjadi seorang ahli atau motivator butuh proses dan waktu yang lama.
Seorang ahli dalam bidang tertentu dia harus mengalami sendiri apa yang dia sampaikan.
Saya sendiri menempa diri dengan memberikan training Gratis selama 10 tahun, sambil terus mengasah diri tentang banyak hal.
Baru setelah itu kita Pede jadi motivator profesional, tanpa menggunakan gelar sekalipun.
Ibu bisa lihat di Instagram saya, @motivatorpendidikancon
Tidak ada poster yang nama saya pakai Gelar
Luar biasa, Pak. Patut diteladani kerja kerasnya.
Jika anak suka Gadget masalahnya bukan pada anak tapi pada orang tuanya.
Hanya pencinta buku yang merasakan nikmatnya baca buku konvensional dibandingkan dengan ebook.
Teknologi boleh berkembang,
Tapi kuncinya ada di kecerdasan kita dalam menggunakannya.
Alhamdulillah..bisa jd ide untuk di kelas. komentar salah satu peserta.
Para narsum seperti ringan dan mudah merangkai jata.. sementara Unt menulis sy masuh perlu kinsentrasi... bgmn pak kiatnya
Nulis Blog tidak ada tuntutan untuk menulis formal Bu, seperti menulis karya tulis.
Jadi menulis saja dengan bahasa kita sendiri, seperti kita bicara dengan orang.
Para Narasumber adalah orang yang sama dengan ibu dimasa lalunya.
Yang awalnya tidak bisa menulis, akhirnya
Dipaksa menulis,
Kepaksa Menulis
Bisa Menulis
Terbiasa Menulis
dan akhirnya jadi Penulis
Waaahhhh ini sangat berguna bagi saya mengajar dikelas, sebagian udah saya lakukan,,,, mksih pak namin,,,, ayo berikan senyuman termanismu buat pak namin.
Saya tersenyum terus dari awal menulis, kata P.Namin di sela-sela waktu pemberian materi.
Mana senyuman termanis teman-teman Guru.
Semoga makin keren ngajarnya pak Namin.
Sangat menyenangkan bisa diskusi sama pak namin...terasa ringan tp sangat bermakna...
Terima kasih banyak pak.
Terimakasih atas diskusi yang menarik malam ini.
Semoga Bapak/ibu terus bersemangat untuk memantaskan diri menjadi pribadi yang menginspirasi, menggerakkan dan menelandani
Saya pamit undur diri,
Selamat beristirahat dan menikmati kebersamaan bersama keluarga.
Namin AB Ibnu Solihin
Founder @motivatorpendidikancom
Ayah 4 Anak @tanpa Gadget dan TV
Namin bukan nanin. Tlg judulnya diperbaiki
BalasHapus