Langsung ke konten utama

PROPOSAL PERGELARAN SENI


A.  Latar Belakang
     Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah tidak hanya berupa kegiatan di dalam kelas. Untuk meningkatkan jiwa nasionalisme, kerjasama yang baik, nilai sportifitas dan kejujuran, bagi setiap peserta didik, kami selaku panitia mengajukan  sebuah rancangan kegiatan yaitu mengadakan Pagelaran Seni. Bentuk kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang sesuai dengan siswa sebagai remaja dalam olah kreasi dan apresiasi. Kegiatan ini diisi dengan pementasan drama dan tarian. Tujuan kegiatan ini tidak lain yaitu untuk mempererat tali silaturahmi peserta didik, menyalurkan bakat dan minat serta menampung ekspresi dan kreasi siswa. Maka dari itu, panitia Pagelaran berkeinginan untuk mengadakan kegiatan Pagelaran semester ganjil.

B.  Dasar Pemikiran
     Pembelajaran dapat kita laksanakan dimana saja. Selain di dalam kelas, pembelajaran juga dapat dilakukan diluar kelas. Tiap jenjang pendidikan memiliki kegiatan-kegiatan yang beragam untuk mengetahui sampai mana kemampuan yang dimiliki siswa/i, dan juga untuk mengembangkan bakat dan minat siswa/i.

  Adapun dasar-dasar pemikiran yang mempunyai kekuatan formal dalam menjalankan diantaranya:
v Kurikulum 2013 materi pembelajaran kelas IX tentang Kompetensi Dasar Pameran dan Pergelaran.
v Hasil Rapat Panitia Pagelaran
v Persetujuan Pembina Seni Budaya dan seluruh guru mata pelajaran seni budaya.
v Mengetahui dan atas persetujuan Kepala Sekolah.

C.  Tema kegiatan
   “Melalui Pagelaran Seni, kita kembangkan rasa solidaritas serta nilai kreativitas peserta didik”

D.  Maksud dan Tujuan Kegiatan
Secara umum maksud dan tujuan diadakannya kegiatan Pagelaran Seni ini adalah, antara lain:
1. Memahami pentingnya rasa solidaritas antar teman ataupun warga sekolah
2. Menjadi ajang apresiasi dan kreasi siswa dalam bidang kesenian

E.   Sasaran
     Sasaran dari kegiatan Pagelaran Seni ini adalah seluruh peserta didik. Kelas IX sebagai pelaku. Kelas VII dan VIII sebagai apresiator.

F.    Waktu dan Tempat
v Hari,tanggal      :
v Waktu               :Pukul… s/d selesai
v Tempat             : Lingkungan Sekolah

G.  Susunan kegiatan
      (Terlampir)

H.  Aggaran  Biaya
(Terlampir)

I.     Susunan kepanitiaan
(Terlampir)

J.    Penutup

Dalam kegiatan diperlukan program sesuai dengan tujuan yang sudah ditentukan. Untuk itu proposal ini diharapkan dapat menjadi salah satu acuan dalam kelancaran dan keberhasilan kegiatan Pagelaran Seni. Harapan kami semoga proposal ini dapat berjalan sesuai rencana dan budget yang tertulis, dengan disetujuinya proposal kegiatan ini akan memberikan dampak positif terhadap kemajuan akademik maupun non akademik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUISI SAIHURONCERIK

*Challenge XVI* Salam Saihu Sai Hu Hudan Saihudan _Bismi Robbika_ Petualangan, pendakian, penyelaman, pendaratan, masih meminta tempuhan raga jiwa manusia. Segala jalan dicari, dikenali, dimaknai, ditafsiri agar diri merasa yakin pengembaraannya bermakna.  Seharian, kemarin 08/05/2020 kita masih ragu kadang malu malu menuang *Saihuronce* yang kadang asing di pendengaran pemirsaaahhhhh hehehee. Saihuronce sejatinya sedang membawa kita memaknai angka yang "kita anggap" bermakna sebagai sebuah ayat (tanda).  Challenge XV ada di pusaran mulut, lapisan bibir (eithhhh hati hati). Diwakili wujudiahnya dengan suku kata dan kata (Saihuronceka). Nah, pada Challenge XVI bergeser pada palung *Saihuroncerik,* yakni saihu yang meronce (mengurai dan menyusunnya kembali) angka yang menjadi pola saihu murni (3456/2256). Hmmmm ingat usia pendewasaan dan pematangan. Bagaimana lagi Saihuroncerik? Andai saja tubuh kita adalah kumpulan satuan organ luar _(surface structure)_ dan organ dalam _(deep...

PESAN RASULULLAH

"PESAN RASULULLAH SAW SEBELUM WAFAT" Sebelum malaikat Izrail diperintah Allah SWT untuk mencabut nyawa Nabi Muhammad, Allah berpesan kepada malaikat Jibril “Hai Jibril, jika kekasihku menolaknya, laranglah Izrail melakukan tugasnya!” Sungguh berharganya manusia yang satu ini yang tidak lain adalah Nabi Muhammad SAW... Di rumah Nabi Muhammad SAW, Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam... “Bolehkah saya masuk?” tanyanya... Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk sambil berkata, “Maafkanlah, ayahku sedang demam” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu... Kemudian Fatimah kembali menemani Nabi Muhammad SAW yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”. “Tak tahulah ayahku, sepertinya orang baru, karena baru sekali ini aku melihatnya” tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hend...