KEUNIKAN TARI TRADISIONAL NUSANTARA
Prolog Seni
Pernahkah kalian
memperagakan tari tradisional daerahmu maupun daerah lain? Memperagakan tari
tradisional mudah dilakukan, asal melalui tahapan-tahapan yang benar.
Tahapan-tahapan tersebut dapat dimulai dari yang mudah, menuju kompleks.
Memperagakan tari tradisional merupakan
pekerjaan yang sangat menyenangkan. Ayo ikuti pembelajaran barikut ini!
|
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku
jujur, disiplin, tanggung –jawab, peduli (toleransi, dan gotong royong),
santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan
(factual, konseptual, dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang
ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya terkait fenomena dan kejadian tampak
mata.
4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam
ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan
ranah abstrak (mneulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.
Pada pelajaran bab ini, kalian diharapkan melakukan
aktivitas seni, yaitu:
1. Siswa mampu mengidentifikasi keunikan gerak tari
tradisional daerah setempat dan daerah lain
2. Siswa mampu mengidentifikasi unsure-unsur pendukung tari
tradisional daerah setempat dan daerah lain
3.
Siswa mampu memeragakan gerak tari tradisional daerah setempat dan daerah lain.
|
Keunikan
gerak tari tradisional nusantara, dan unsure pendukungnya.
|
3.1 Memahami keunikan gerak tari
tradisional dengan menggunakan unsure pendukung tari sesuai iringan.
3.2 Memahami keunikan peragaan gerak
tari tradisional nusantara dengan menggunakan unsure pendukung tari sesuai
iringan.
4.1 Merangkai gerak tari tradisional dengan menggunakan
unsure pendukung tari sesuai iringan.
4.2 Memperagakan gerak tari tradisional
dengan menggunakan unsure pendukung tari sesuai dengan iringan.
1. Bersyukur
atas karunia Tuhan Yang Maha Esa
2. Toleransi
terhadap perbedaan tradisi
3. Menerapkan
keunikan gerak tari tradisional
|
1.
Pengertian Seni Tari
Seni tari adalah karya seni yang
menggabungkan gerak tubuh sebagai media ekspansinya. Gerak yang dimaksud dalam
seni tari adalah gerak ritmis yang indah dengn iringan musik yang mendukungnya.
2.
Pengertian Tari Nusantara
Tari Nusantara adalah tari-tarian
khas suatu daerah yang ada di Indonesia. Pada awalnya tarian Nusantara ini
bersifat kedaerahan, akan tetapi akibat
perkembangan zaman, tarian daerah ini telah menjadi bagian dari tarian
Nusantara.
Tarian Nusantara ini biasa disebut
tari tradisional. Tari Nusantara atau
tari tradisional dapat ditarikan secara tunggal, berpasangan, atau
berkelompok.
3.
Ciri Tari Nusantara
Tari Nusantara atau tari
trdisional, dapat dibedakan menjadi dua, dengan cirri khasnya masing-masing.
Pembagian tari Nusantara, yaitu;
a. Tari
Tradisional klasik
Ciri
tari tradisional klasik antara lain:
1)
Pola gerak sudah ditentukan
2)
Memiliki nilai esktetika yang tinggi
3)
Gerak yang diciptakan melampaui kebutuhan minimal
4)
Tumbuh dan berkembang di kalangan bangsawan
b. Tari
Tradisional Kerakyatan, dengan cirri antara lain:
1) Pola
gerak ditentukan temanya
2) Bersifat
sosial dengan nilai estetika biasa
3) Gerakan terbebas pada peristiwa adat
dari suatu daerah.
4) Bersifat lokal dan kerakyatan
4. Ragam Gerak Tari
Dalam penyajiannya, ragam gerak tari secara
umum terbagi menjadi tiga, yaitu:
a. Tari Tunggal
Tari
tunggal adalah tarian yang dibawakan oleh satu orang penari, baik penari
laki-laki atau penari perempuan.
b. Tari Berpasangan
Tari
berpasangan adalah tarian yang penarinya terdiri atas tokoh wanita dan tokoh
pria, terdiri dua orang atau lebih.
c. Tari Massal
Tari
massal adalah penyajian tari putra-putri dengan gerak seragam jumlah penari
yang banyak.
Masyarakat
yang bersangkutan memandang bahwa jenis tarian tradisional menjadi salah satu
bentuk ekspresi yang dapat menentukan watak dan karakter masyarakat yang
mencintai tarian tersebut. Dengan demikian tergambar perangai, kelakuan dan
cermin pribadinya. Tari tradisional yang berkembang di daerah Indonesia sangat
beragam dan bervariasi tumbuh berkembangnya dalam aktivitas kehidupan
masyarakat pendukungnya. Banyak di antaranya untuk keperluan agama, adat. Dan
keperluan lain berhubungan ritual yang diyakini masyarakat di lingkungannya.
Keberagaman seni
tari yang terdapat di Indonesia umumnya memiliki perbedaan-perbedaan mendasar
dalam tarian. Akan tetapi, perbedaab tersebut justru menjadi keunikan
tersendiri. Keunikan dari tari Nusantara, antara lain:
1.
Keunikan Gerak
Gerak dalam tari merupakan unsure
utama. Beberapa tari Nusantara memiliki keunikan tersendiri dalam hal gerak,
hingga pandangan mata.
a.
Keunikan Gerak Tari Jawa
Di dalam gerak tari Jawa, gerakan
yang diperlihatkan lebih pelan dan halus. Berbeda dengan gerakan tarian
Kalimantan, gerakan tari ini memerlihatkan gerakan lincah.
Berikut ini
contoh keunikan gerak tarian Jawa.
1. Gerak jari
dalam tarian Jawa terdiri atas nyekiting, nyempurit, ngrayung, ngreger, dan
boyo mangap.
2. Gerak kaki tarian Jawa terdiri atas
lambean, lumaksono dhadhap anurogo, lumaksono bambangan, lumaksono bapang.
3. Gerak badan tarian Jawa terdiri atas
mendhak (merendah), mayuk, jengkeng, ngglebag, silantaya, dan dames.
4. Gerak tangan tarian Jawa terdiri atas
kapang-kapang, panggel, indroyo, ulap-ulap, hayung, dan mingkis.
b. Keunikan
Gerak Tari Sumatera
Tarian khas Sumatera gerakan kakinya
memiliki keunikan tersendiri. Gerakan kaki senantiasa dilakukan dengan
menyilangkan kakinya lebih dulu ketika akan berjalan. Jarang menggunakan
variasi gerakan mata. Beberapa tarian khas Sumatera menggunakan variasi gerak
leher dan tangan yang cukup lincah.
Adapun, keunikan gerak
tari Sumatera ini dipengaruhi oleh budaya dan adat istiadat yang berbeda,
sehingga antara daerah-daerah di Sumatera gerak tariannya berbeda.
c.
Keunikan Gerak Tari Kalimantan
Tari asal Kalimantan gerakan
kakinya amat lincah. Gerak tari Kalimantan jarang menggunakan gerak
leher/kepala. Gerakan tari diperindah dengan gerakan tangan yang bergerak
horizontal dipadukan dengan gerak membawa senjata yang diayun-ayunkan.
d.
Keunikan Gerak Tari Sulawesi
Gerakan kakinya amat lincah dan
diperindah dengan gerakan tangan yang anggun penuh kelembutan.
Di Sulawesi, kebanyakan peragaan
gerak tari dilakukan oleh perempuan secara berkelompok. Gerakannya indah, lemah
gemulai, dan bermakna, walaupun iringannya keras dan tegas seperti orang
memintal benang dan neram kain.
e.
Keunikan Gerak Tari Bali
Tari Bali gerakannya unik dengan
tempo yang berubah-ubah, kadang menghentak, namun kemudian lembut. Selain itu,
diikuti gerak mata melirik yang menjadi cirri khas tari Bali. Lirikan mata
diawali gerakan kepala menunduk sesaat kemudian tegak kembali. Gerakan
tangannya selalu mengngkat horizontal dan menudut lurus.
f.
Keunikan Gerak Tari Papua
Gerakan kakinya lincah dan gerakan
tangannya penuh semangat. Kadang tangan diacungkan mengepal, kadang sambil
mengayun-ayun senjata.
2.
Keunikan Iringan
Iringan dalam tarian Nusantara akan
memakai instrument dan nyanyian
daerahnya masing-masing. Seperti contoh tari Sunda akan memakai instrument
seperti gamelan dan degung. Berbeda dengan tari Papua yang menggunakan
gendang/tifa.
3.
Keunikan Kostum
Model dan bentuk kostum selalu
menyesuaikan dengan busana tradisional setempat. Misalnya, penari Bali selalu
menggunakan kostum yang serba gemerlap, sedangkan penari Minang lebih sering
menggunakan kostum sederhana dengan
kebaya panjang dan ornament tanduk. Berikut ini keunikan busana atau kostum
tari gambyong dari Jawa tengah, tari legong dari Bali, tari Jaipong dari Jawa
Barat.
a. Memakai kain wiron.
b. Memakai kemben atau bangkin dan menggunakan selendang di bahu kanan.
c. Tidak memakai jamang, tapi memakai sanggul/gelung dan dihiasi dengan
sebbuah sisir kecil berbentuk setengah lingkaran (cundhuk jungkat).
d. Jepit rambut berbentuk bunga dirakit pada pegas yang selalu bergoyang
(cundhuk mentul) dan jepit rambut kecil(penetes).
e. Untaian bunga melati yang dililitkan di leher dengan ujungnya diselipkan
di belakang pinggang.
Adapaun keunikan
busana tari Legong menggunakan busana Bali yang didominasi warna cerah, kuning
keemasan, dengan hiasan kepala yang menyerupai hiasan kepala batari (Dewi)
menurut kepercayaan masyarakatnya. Sementara itu, Jaipong dari Jawa Barat
menggunakan kebaya khas Jawa Barat. Tari Kelana Alus, menggambarkan seorang ksatria yang halus budi pekerti, berperawakan sedang,
berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Tarian ini di ambil dari
cerita Panji.
|
Tempat bereksplorasi dan memeragakan
gerak tari dapat berupa panggung tertutup dan terbuka. Tempat tertutup,
misalnya ruang kelas, sanggar, aula, dan proscenium. Ruang pentas terbuka,
seperti halaman sekolah, lapangan, atau di depan candi atau pura.
Agar peragaan tari berhasil dengan
baik diperlukan latihan yang cukup untuk menguasai gerak tari. Dalam berlatih
perlu kedisiplinan dan percaya diri. Keterampilan individu merupakan modal
utama dalam peragaan tari didukung dengan unsur-unsur tarian.
1. Peragaan Gerak Tari Merak
Peragaan gerak tari Merak dari Jawa Barat. Berikut rangkaian gerak pola
lantai Tari Merak.
a.
Srisig miring, posisi tangan merentang ke atas ke
bawah menuju panggung pentas.
b.
Ngigel, kebyok sampur kanan kiri, gejuk kanan kiri,
trisik (terbang memutar)
c.
Ngigel, ukel kedua tangan samping kiri atas,
sebelahsampur kanan berputar dan terbang.
d.
Ngigel, gerak tangan menekuk ke depan atas dengan arah
jari ke bawah terbang memutar.
e.
Ngigel, gerak ceker 4X gerakan terbang memutar.
f.
Ngigel sekaran, tumpang tali ke kanan dan ke kiri
terbang memutar.
g.
Ngigel gerak mengayunkan di tempat terbang memutar.
h.
Ngigel jinjit terbang memutar.
i.
Ngigel kengser loncat ogek terbang memutar.
j.
Ngigel glebak balik berputar srisik.
Gerakan dalam melakukan tarian
sangat berpengaruh, akan tetapi harus disertai dengan pemanfaatan luas panggung
dan penguasaan panggung.
2.
Peragaan Tari Jayengrana
Berikut ini hal-hal yang perlu, dipersiapkan dalam
peragaan tari. Hal-hal tersebut, antara lain:
Peragaan tari.
Hal-hal tersebut, antara lain:
1)
Menentukan tarian yang akan dibawakan.
Tari yang akan dibawakan ada tari tunggal, tari berpasangan, tari missal atau
drama tari.
2)
Melaksanakan latihan secara rutin dan disiplin untuk
menghafal gerakan-gerakan tari serta menjelaskan tari dengan iringan.
3)
Geladi kotor, setelah latihan dirasa cukuo selanjutnya
melakukan gelada kotor. Geladi kotor adalah pelatihan umum menjelang pelaksanaan gelada bersih.
4)
Geladi bersih adalah pelatihan umum yang terakhir kali
sebelum pelaksanaan atau pementasan pada acara sesungguhnya di mana
penampilannya menyerupai pentas yang sebenarnya.
5)
Memilih busana dan property yang sesuai dengan tarian.
Busana yang dikenakan penari berfungsi
untuk membantu menghidupkan perwatakan pelaku, menambah daya pancar dan
karakter yang ditarikan, membedakan peranan seorang pemain dengan peran lain.
6)
Memakai tat arias yang sesuai. Tata rias sangat
membantu ekspresi para penari. Selain itu juga untuk mempertegas karakter
penari.
7)
Memakai tat arias yang sesuai. Tata rias sangat
membantu ekspresi para penari. Selain itu juga untuk mempertegas karakter
penari.
8)
Peragaan tarian di depan penonton. Intinya adalah
menghayati semua tokoh tari yang diperankan. Keterampilan individu penari
menjadi modal utama dalam menari disertai sikap tenang dan percaya diri (PD)
dalam menari.
Berikut ini
peragaan tari Jayengngrana disertai unsure-unsur pendukung tarinya.
Tari Jayengrana diciptakan oleh Ono
Lesmana Kartadikusuma pada tahun 1950. Tari Jayengrana sendiri diciptakan pada
tahun 1942. Tari tunggal ini menggunakan satu macam gending sebagai unsure
wiramanya dengan lagu saliwet tumenggungan berpola irama sedang. Tarian ini
diilhami oleh kelincahan langkah-langkah, di mana langkah-langkah tersebut
dinamikanya cepat dan langkahnya kecil-kecil.
Oleh karena itu, tidak heran jika
tari Jayengrana terdapat langkah-langkah kaki yang cepat, lincah, dan ringan.
Tarian ini menggambarkan kebahagiaan karena menang dalam peperangan.
1. Properti Tari Jayengrana
Properti tari jayengrana yang
dipergunakan penari Jayeng rana adalah sebagai berikut:
a. Makuta pendek
b. Susumping
c. Kelat bahu
d. Gelang tangan
e. Baju kulung warna hitam
f. Celana sontog
g. Kain dodot
h. Soder/sampur
i.
Beubeur/sabuk
j.
Kewer
2.
Tata rias Tari Jayengrana
Tata rias Jayangrana adalah sebagai
berikut:
a. Bentuk alis memakai alis bercang (cagak)
b. Pasu teleng menghadap ke bawah
c. Godeg memakai bentuk kapak
d. Rias wajah kuning langsat, ditambah pemerah bibir.
3.
Koreografi Tari Jayengrana
Koreografi
tari Jayengrana adalah sebagai berikut:
a. Keupat
b. Calik ningkat
c. Adeg-adeg
1. Salah satu penampilan tari keurseus. Tari keurseus memiliki empat watak atau karakter. Pengembang tari keurseusmemiliki kararkter halus, tempo lambat, berwatak tenang, dan sederhana, adalah merupakan penampilan dari tari Sunda yaitu ....
A. tari Lenyepan B. tari gawil C. tari monggawa D. tari ngalana
2. Tari tradisional klasik merupakan tari yang
digarap dan dikembangkan dari kalangan istana dan telah memiliki aturan baku
dan turun-temurun sampai sekarang. Tari tradisional folklorik dari daerah Bali adalah tari:
A. Janger B.
Seudati C. Jejer D. Prajurit
3. Gerak pokok
tari Bali gerak kaki ngumbang adalah salah satu gerakan kaki yang bisa
dipergunakan ke segala arah, sedang gerakan kaki yang khusus mengarah ke
samping kiri atau kanan adalah …
A. kaki tayungan B. kaki
gelak nuwut prapah
C. kaki mapal kanan D.
kaki adeg-adeg lalamba
4.
Mincid adalah ragam gerak pokok tari Sunda yang dilakukan dengan cara
mengambil sikap kaki rapat, telapak serong disertai langkah di tempat kecil-kecil
jingkat secara bergantian, dan tangan baplang yaitu tangan kanan lurus serong
ke depan, tangan kiri merentang ke samping, sedang gerakan meletakkan kedua
pergelangan tangan adalah gerak …
A. tumpang
tali B.
adeg-adeg kering
C. tindak tilu D.
adeg-adeg lalamba
5. Pementasan tari merupakan sebuah kegiatan
yang memerlukan perencanaan matang, baik dalam kaitannya dengan tarian maupun
unsure pendukungnya. Unsur pendukung pementasan tari yang berhubungan dengan
fungsi tuntunan irama adalah ….
A. tata rias B. kostum C. musik pengiring D. pola lantai
6. Menyiapkan
unsur tari yang berfungsi menunjukkan karakter tokoh yang ada dalam tema
tarian, serta memberikan ketegasan atau kejelasan dari anatomi wajah adalah
merupakan persiapan unsur tari ….
A.
tata busana B. tata rias C. musik
pengiring D. pola lantai
7. Kadang
sebuah tarian memerlukan perlengkapan tambahan yang dibawa pemain atau dalam
seni pertunjukkan dikenal istilah property. Peralatan yang dipegang dan
dipergunakan langsung oleh penari pada saat pentas disebut …
A. dance
property B. stage property C.
body property D. head
property
8.
Pementasan tari merupakan sebuah
kegiatan yang komplek. Berikut ini merupakan unsure
pendukung pertunjukkan tari yang
berhungan dengan peralatan yang dipakai untuk menari yaitu:
A.
tata rias B. kostum C. property D.
make up
9. Sebelum
menampilkan sebuah tarian, perlu ada penentuan penampilan. Berikut ini
merupakan
pembagian tari yang diciptakan untuk dua
orang penari, maka berdasarkan jenis penampilannya
disebut …
A. tunggal B. berpasangan C.
kelompok D. sendratari
10.
Merancang sebuah penampilan juga memikirkan tujuannya. Tari Saman merupakan
tari tradisional
yang berdasarkan tujuan penampilan
tarinya bernilai ritual keagamaan. Berikut ini yang tidak termasuk fungsi dari
tari tradisional adalah …
A. tari
keprajuritan B. tari perang C. tari pergaulan D. tari kreasi
11.
Pengaturan pola lantai juga disesuaikan dengan ruang pentas yang akan digunakan
karena
sebenarnya sebenarnya akan menciptakan
posisi bloking penari dalam ruangan. Merancang pola
lantai mencakup hal …. di atas panggung
A.
pergeseran
penari B.
pergeseran pemain
C. pergeseran pemusik D. pergeseran dalang
12.
Unsur pendukung tari yang tidak terlewatkan, yang harus mempertimbangkan posisi
pemain,
instrument yang dibutuhkan, juga kostum
pemain adalah …
A.
musik
pengiring B.
panggung C. speaker D. property
13.
Pengaturan posisi pola lantai juga disesuaikan dengan ruang pentas yang akan
digunakan karena
pola lantai sebenarnya akan menciptakan
posisi …. penari di dalam ruangan.
A.
bloking B. kostum C. property D. iringan
14.
Perhatika data berikut:
- memberikan tuntunan irama
- memberikan tuntunan ketukan
- memberikan tuntunan tempo
- member kejelasan tema tarian
Dari data di atas dapat dianalisa sebagai
bagian dari unsur tari yang berhubungan dengan ….
A.
penari B. Pengiring C. konsumsi D. akomodasi
15. Musik pengiring salah satunya
berfungsi sebagai sarana untuk memperjelas tema tarian, oleh
karena itu pemilihan musik pengiring harus disesuaikan dengan ….
A.
irama
dan tema tarian B.
pemain dan tema tarian
B.
kostum dan tema tarian D. panggung
dan tema tarian
16.
Mincid adalah ragam gerak pokok tari Sunda yang dilakukan dengan cara
mengambil sikap kaki rapat, telapak serong disertai langkah di tempat
kecil-kecil jingkat secara bergantian, dan tangan baplang yaitu tangan kanan
lurus serong ke depan, tangan kiri merentang ke samping, sedang gerakan
meletakkan kedua pergelangan tangan adalah gerak …
A. tumpang
tali B.
adeg-adeg kering
C. tindak tilu D. adeg-adeg
lalamba
17.
Dalam jenis tarian ini para penari biasanya berperan menggambarkan atau
menyampaikan karakter seseorang atau makhluk hidup lain seperti binatang. Suatu
komposisi atau bentuk penyajian tari yang diciptakan untuk satu orang penari
tersebut adalah pengertian dari…
A. Tari
Kelompok
B. Tari
Tunggal
C. Tari
berpasangan
D. Tari
massal
18. Tarian
klasik yang terinsfirasi oleh gerakan wayang golek adalah dasar dari pembuatan
tarian ini. Tarian ini berasal dari daerah Yogyakarta yang memiliki nilai seni
tinggi yang menggambarkan seorang gadis
remaja yang sedang mencari jati diri, adalah isi dari tari…
A. Golek
B. Sulintang
C. Pendet
D. Gambyong
19. Tari
dalam pertunjukannya di bedakan dalam beberapa jenis, baik dari tema, penyajian
dan pertunjukannya. Tari yang di sajikan
lebih dari 10 orang disebut tari…
A. Kelompok
B. Tunggal
C. Berpasangan
D. Massal
20. Setiap
tarian mempunyai tema dan isi tarian masing-masing yang mewakili gerakan
tarinya. Salah satunya adalah tarian yang berasal dari Jawa Tengah, tarian ini
memiliki isi yang sangat indah dengan tata gerak yang indah, tarian ini bernama
gatot kaca Gandrung. Tari gatot kaca gandrung merupakan tarian yang bertemakan
…
A. Pertarungan
B. Percintaan
C. Kepahlawanan
D. Kegembiraan
Komentar
Posting Komentar