Langsung ke konten utama

SENI BUDAYA-TARI TRADISIONAL



 
  KEUNIKAN TARI TRADISIONAL NUSANTARA
  
Prolog Seni
Pernahkah kalian memperagakan tari tradisional daerahmu maupun daerah lain? Memperagakan tari tradisional mudah dilakukan, asal melalui tahapan-tahapan yang benar. Tahapan-tahapan tersebut dapat dimulai dari yang mudah, menuju kompleks. Memperagakan  tari tradisional merupakan pekerjaan yang sangat menyenangkan. Ayo ikuti pembelajaran barikut ini!

Kompetensi Inti
 
                                                                                                  



1.  Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung –jawab, peduli (toleransi, dan gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (factual, konseptual, dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (mneulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

Pada pelajaran bab ini, kalian diharapkan melakukan aktivitas seni, yaitu:
1. Siswa mampu mengidentifikasi keunikan gerak tari tradisional daerah setempat dan daerah lain
2. Siswa mampu mengidentifikasi unsure-unsur pendukung tari tradisional daerah setempat dan daerah lain
3. Siswa mampu memeragakan gerak tari tradisional daerah setempat dan daerah lain.


      Kata Kunci
 
 

Keunikan gerak tari tradisional nusantara, dan unsure pendukungnya.


Kompetensi Dasar
 
 


3.1 Memahami keunikan gerak tari tradisional dengan menggunakan unsure pendukung tari sesuai iringan.
3.2 Memahami keunikan peragaan gerak tari tradisional nusantara dengan menggunakan unsure pendukung tari sesuai iringan.
4.1  Merangkai gerak tari tradisional dengan menggunakan unsure pendukung tari sesuai iringan.
4.2 Memperagakan gerak tari tradisional dengan menggunakan unsure pendukung tari sesuai dengan iringan.
  

 
 
1. Bersyukur atas karunia Tuhan Yang Maha Esa
2. Toleransi terhadap perbedaan tradisi
3. Menerapkan keunikan gerak tari tradisional



RINGKASAN MATERI
 
 



                                                                            
1. Pengertian Seni Tari
            Seni tari adalah karya seni yang menggabungkan gerak tubuh sebagai media ekspansinya. Gerak yang dimaksud dalam seni tari adalah gerak ritmis yang indah dengn iringan musik yang mendukungnya.

2. Pengertian Tari Nusantara
            Tari Nusantara adalah tari-tarian khas suatu daerah yang ada di Indonesia. Pada awalnya tarian Nusantara ini bersifat kedaerahan, akan  tetapi akibat perkembangan zaman, tarian daerah ini telah menjadi bagian dari tarian Nusantara.
            Tarian Nusantara ini biasa disebut tari tradisional. Tari Nusantara atau  tari tradisional dapat ditarikan secara tunggal, berpasangan, atau berkelompok.

3. Ciri Tari Nusantara
            Tari Nusantara atau tari trdisional, dapat dibedakan menjadi dua, dengan cirri khasnya masing-masing. Pembagian tari Nusantara, yaitu;
a. Tari Tradisional klasik
Ciri tari tradisional klasik antara lain:
1)      Pola gerak sudah ditentukan
2)      Memiliki nilai esktetika yang tinggi
3)      Gerak yang diciptakan melampaui kebutuhan minimal
4)      Tumbuh dan berkembang di kalangan bangsawan
b. Tari Tradisional Kerakyatan, dengan cirri antara lain:
1) Pola gerak ditentukan temanya
2) Bersifat sosial dengan nilai estetika biasa
3) Gerakan terbebas pada peristiwa adat dari suatu daerah.
4) Bersifat lokal dan kerakyatan

4.  Ragam Gerak Tari
Dalam  penyajiannya, ragam gerak tari secara umum  terbagi menjadi tiga, yaitu:
a. Tari Tunggal
Tari tunggal adalah tarian yang dibawakan oleh satu orang penari, baik penari laki-laki atau penari perempuan.
b.  Tari Berpasangan
Tari berpasangan adalah tarian yang penarinya terdiri atas tokoh wanita dan tokoh pria, terdiri dua orang atau lebih.
c.  Tari Massal
     Tari massal adalah penyajian tari putra-putri dengan gerak seragam jumlah penari yang banyak.



 



Masyarakat yang bersangkutan memandang bahwa jenis tarian tradisional menjadi salah satu bentuk ekspresi yang dapat menentukan watak dan karakter masyarakat yang mencintai tarian tersebut. Dengan demikian tergambar perangai, kelakuan dan cermin pribadinya. Tari tradisional yang berkembang di daerah Indonesia sangat beragam dan bervariasi tumbuh berkembangnya dalam aktivitas kehidupan masyarakat pendukungnya. Banyak di antaranya untuk keperluan agama, adat. Dan keperluan lain berhubungan ritual yang diyakini masyarakat di lingkungannya.


Keberagaman seni tari yang terdapat di Indonesia umumnya memiliki perbedaan-perbedaan mendasar dalam tarian. Akan tetapi, perbedaab tersebut justru menjadi keunikan tersendiri. Keunikan dari tari Nusantara, antara lain:
1. Keunikan Gerak
            Gerak dalam tari merupakan unsure utama. Beberapa tari Nusantara memiliki keunikan tersendiri dalam hal gerak, hingga pandangan mata.

a. Keunikan Gerak Tari Jawa
            Di dalam gerak tari Jawa, gerakan yang diperlihatkan lebih pelan dan halus. Berbeda dengan gerakan tarian Kalimantan, gerakan tari ini memerlihatkan gerakan lincah.

Berikut ini contoh keunikan gerak tarian Jawa.
1. Gerak jari dalam tarian Jawa terdiri atas nyekiting, nyempurit, ngrayung, ngreger, dan boyo mangap.
2. Gerak kaki tarian Jawa terdiri atas lambean, lumaksono dhadhap anurogo, lumaksono bambangan, lumaksono bapang.
3. Gerak badan tarian Jawa terdiri atas mendhak (merendah), mayuk, jengkeng, ngglebag, silantaya, dan dames.
4. Gerak tangan tarian Jawa terdiri atas kapang-kapang, panggel, indroyo, ulap-ulap, hayung, dan mingkis.

b. Keunikan Gerak Tari Sumatera
            Tarian khas Sumatera gerakan kakinya memiliki keunikan tersendiri. Gerakan kaki senantiasa dilakukan dengan menyilangkan kakinya lebih dulu ketika akan berjalan. Jarang menggunakan variasi gerakan mata. Beberapa tarian khas Sumatera menggunakan variasi gerak leher dan tangan yang cukup lincah.
                        Adapun, keunikan gerak tari Sumatera ini dipengaruhi oleh budaya dan adat istiadat yang berbeda, sehingga antara daerah-daerah di Sumatera gerak tariannya berbeda.

c. Keunikan Gerak Tari Kalimantan
            Tari asal Kalimantan gerakan kakinya amat lincah. Gerak tari Kalimantan jarang menggunakan gerak leher/kepala. Gerakan tari diperindah dengan gerakan tangan yang bergerak horizontal dipadukan dengan gerak membawa senjata yang diayun-ayunkan.

d. Keunikan Gerak Tari Sulawesi
            Gerakan kakinya amat lincah dan diperindah dengan gerakan tangan yang anggun penuh kelembutan.
            Di Sulawesi, kebanyakan peragaan gerak tari dilakukan oleh perempuan secara berkelompok. Gerakannya indah, lemah gemulai, dan bermakna, walaupun iringannya keras dan tegas seperti orang memintal benang dan neram kain.

e. Keunikan Gerak Tari Bali
            Tari Bali gerakannya unik dengan tempo yang berubah-ubah, kadang menghentak, namun kemudian lembut. Selain itu, diikuti gerak mata melirik yang menjadi cirri khas tari Bali. Lirikan mata diawali gerakan kepala menunduk sesaat kemudian tegak kembali. Gerakan tangannya selalu mengngkat horizontal dan menudut lurus.

f. Keunikan Gerak Tari Papua
            Gerakan kakinya lincah dan gerakan tangannya penuh semangat. Kadang tangan diacungkan mengepal, kadang sambil mengayun-ayun senjata.

2. Keunikan Iringan
            Iringan dalam tarian Nusantara akan memakai instrument dan  nyanyian daerahnya masing-masing. Seperti contoh tari Sunda akan memakai instrument seperti gamelan dan degung. Berbeda dengan tari Papua yang menggunakan gendang/tifa.
   
3. Keunikan Kostum
            Model dan bentuk kostum selalu menyesuaikan dengan busana tradisional setempat. Misalnya, penari Bali selalu menggunakan kostum yang serba gemerlap, sedangkan penari Minang lebih sering menggunakan kostum  sederhana dengan kebaya panjang dan ornament tanduk. Berikut ini keunikan busana atau kostum tari gambyong dari Jawa tengah, tari legong dari Bali, tari Jaipong dari Jawa Barat.
a.       Memakai kain wiron.
b.      Memakai kemben atau bangkin dan menggunakan selendang di bahu kanan.
c.       Tidak memakai jamang, tapi memakai sanggul/gelung dan dihiasi dengan sebbuah sisir kecil berbentuk setengah lingkaran (cundhuk jungkat).
d.      Jepit rambut berbentuk bunga dirakit pada pegas yang selalu bergoyang (cundhuk mentul) dan jepit rambut kecil(penetes).
e.       Untaian bunga melati yang dililitkan di leher dengan ujungnya diselipkan di belakang pinggang.
                  
Adapaun keunikan busana tari Legong menggunakan busana Bali yang didominasi warna cerah, kuning keemasan, dengan hiasan kepala yang menyerupai hiasan kepala batari (Dewi) menurut kepercayaan masyarakatnya. Sementara itu, Jaipong dari Jawa Barat menggunakan kebaya khas Jawa Barat. Tari Kelana Alus, menggambarkan seorang ksatria yang halus budi pekerti, berperawakan sedang, berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Tarian ini di ambil dari cerita Panji.

TUGAS INDIVIDU
 
 


            Tempat bereksplorasi dan memeragakan gerak tari dapat berupa panggung tertutup dan terbuka. Tempat tertutup, misalnya ruang kelas, sanggar, aula, dan proscenium. Ruang pentas terbuka, seperti halaman sekolah, lapangan, atau di depan candi atau  pura.
            Agar peragaan tari berhasil dengan baik diperlukan latihan yang cukup untuk menguasai gerak tari. Dalam berlatih perlu kedisiplinan dan percaya diri. Keterampilan individu merupakan modal utama dalam peragaan tari didukung dengan unsur-unsur tarian.

1.    Peragaan Gerak Tari Merak
Peragaan gerak tari Merak dari Jawa Barat. Berikut rangkaian gerak pola lantai Tari Merak.
a.       Srisig miring, posisi tangan merentang ke atas ke bawah menuju panggung pentas.
b.      Ngigel, kebyok sampur kanan kiri, gejuk kanan kiri, trisik (terbang memutar)
c.       Ngigel, ukel kedua tangan samping kiri atas, sebelahsampur kanan berputar dan terbang.
d.      Ngigel, gerak tangan menekuk ke depan atas dengan arah jari ke bawah terbang memutar.
e.       Ngigel, gerak ceker 4X gerakan terbang memutar.
f.       Ngigel sekaran, tumpang tali ke kanan dan ke kiri terbang memutar.
g.      Ngigel gerak mengayunkan di tempat terbang memutar.
h.      Ngigel jinjit terbang memutar.
i.        Ngigel kengser loncat ogek terbang memutar.
j.        Ngigel glebak balik berputar srisik.

Gerakan dalam  melakukan tarian sangat berpengaruh, akan tetapi harus disertai dengan pemanfaatan luas panggung dan penguasaan panggung.
2.    Peragaan Tari Jayengrana

Berikut ini hal-hal yang perlu, dipersiapkan dalam peragaan tari. Hal-hal tersebut, antara lain:
Peragaan tari. Hal-hal tersebut, antara lain:
1)        Menentukan tarian yang akan dibawakan. Tari yang akan dibawakan ada tari tunggal, tari berpasangan, tari missal atau drama tari.
2)        Melaksanakan latihan secara rutin dan disiplin untuk menghafal gerakan-gerakan tari serta menjelaskan tari dengan iringan.
3)        Geladi kotor, setelah latihan dirasa cukuo selanjutnya melakukan gelada kotor. Geladi kotor adalah pelatihan umum  menjelang pelaksanaan gelada bersih.
4)        Geladi bersih adalah pelatihan umum yang terakhir kali sebelum pelaksanaan atau pementasan pada acara sesungguhnya di mana penampilannya menyerupai pentas yang sebenarnya.
5)        Memilih busana dan property yang sesuai dengan tarian. Busana yang dikenakan  penari berfungsi untuk membantu menghidupkan perwatakan pelaku, menambah daya pancar dan karakter yang ditarikan, membedakan peranan seorang pemain dengan peran lain.
6)        Memakai tat arias yang sesuai. Tata rias sangat membantu ekspresi para penari. Selain itu juga untuk mempertegas karakter penari.
7)        Memakai tat arias yang sesuai. Tata rias sangat membantu ekspresi para penari. Selain itu juga untuk mempertegas karakter penari.
8)        Peragaan tarian di depan penonton. Intinya adalah menghayati semua tokoh tari yang diperankan. Keterampilan individu penari menjadi modal utama dalam menari disertai sikap tenang dan percaya diri (PD) dalam menari.

Berikut ini peragaan tari Jayengngrana disertai unsure-unsur pendukung tarinya.
            Tari Jayengrana diciptakan oleh Ono Lesmana Kartadikusuma pada tahun 1950. Tari Jayengrana sendiri diciptakan pada tahun 1942. Tari tunggal ini menggunakan satu macam gending sebagai unsure wiramanya dengan lagu saliwet tumenggungan berpola irama sedang. Tarian ini diilhami oleh kelincahan langkah-langkah, di mana langkah-langkah tersebut dinamikanya cepat dan langkahnya kecil-kecil.
            Oleh karena itu, tidak heran jika tari Jayengrana terdapat langkah-langkah kaki yang cepat, lincah, dan ringan. Tarian ini menggambarkan kebahagiaan karena menang dalam peperangan.

1.  Properti Tari Jayengrana
            Properti tari jayengrana yang dipergunakan penari Jayeng rana adalah sebagai berikut:
a.       Makuta pendek
b.      Susumping
c.       Kelat bahu
d.      Gelang tangan
e.       Baju kulung warna hitam
f.       Celana sontog
g.      Kain dodot
h.      Soder/sampur
i.        Beubeur/sabuk
j.        Kewer

2. Tata rias Tari Jayengrana
            Tata rias Jayangrana adalah sebagai berikut:
a.       Bentuk alis memakai alis bercang (cagak)
b.      Pasu teleng menghadap ke bawah
c.       Godeg memakai bentuk kapak
d.      Rias wajah kuning langsat, ditambah pemerah bibir.

3. Koreografi Tari Jayengrana
            Koreografi tari Jayengrana adalah sebagai berikut:
a.       Keupat
b.      Calik ningkat
c.       Adeg-adeg

1.   Salah satu penampilan tari keurseus. Tari keurseus memiliki empat watak atau karakter. Pengembang tari keurseusmemiliki kararkter halus, tempo lambat, berwatak tenang, dan sederhana, adalah merupakan penampilan dari tari Sunda yaitu ....
        A. tari Lenyepan                  B. tari gawil             C. tari monggawa         D. tari ngalana

       
2.    Tari tradisional klasik merupakan tari yang digarap dan dikembangkan dari kalangan istana dan telah memiliki aturan baku dan turun-temurun sampai sekarang. Tari tradisional folklorik  dari daerah Bali adalah tari:
       A. Janger                                    B. Seudati                   C. Jejer                        D. Prajurit

3. Gerak pokok tari Bali gerak kaki ngumbang adalah salah satu gerakan kaki yang bisa dipergunakan ke segala arah, sedang gerakan kaki yang khusus mengarah ke samping kiri atau kanan adalah …
       A. kaki tayungan                                                  B.  kaki gelak nuwut prapah          
       C. kaki mapal kanan                                             D.  kaki adeg-adeg lalamba

4.  Mincid adalah ragam gerak pokok tari Sunda yang dilakukan dengan cara mengambil sikap kaki rapat, telapak serong disertai langkah di tempat kecil-kecil jingkat secara bergantian, dan tangan baplang yaitu tangan kanan lurus serong ke depan, tangan kiri merentang ke samping, sedang gerakan meletakkan kedua pergelangan tangan adalah gerak …
     A. tumpang tali                                              B. adeg-adeg kering
C. tindak tilu                                                   D. adeg-adeg lalamba

5.    Pementasan tari merupakan sebuah kegiatan yang memerlukan perencanaan matang, baik dalam kaitannya dengan tarian maupun unsure pendukungnya. Unsur pendukung pementasan tari yang berhubungan dengan fungsi tuntunan irama adalah ….
       A. tata rias            B. kostum                    C. musik pengiring                D. pola lantai
      
6.    Menyiapkan unsur tari yang berfungsi menunjukkan karakter tokoh yang ada dalam tema tarian, serta memberikan ketegasan atau kejelasan dari anatomi wajah adalah merupakan persiapan unsur tari ….
       A. tata busana                  B. tata rias                  C. musik pengiring      D. pola lantai

7.    Kadang sebuah tarian memerlukan perlengkapan tambahan yang dibawa pemain atau dalam seni pertunjukkan dikenal istilah property. Peralatan yang dipegang dan dipergunakan langsung oleh penari pada saat pentas disebut …
       A. dance property          B. stage property         C.  body property        D. head property
  
8. Pementasan  tari merupakan sebuah kegiatan yang komplek. Berikut ini merupakan unsure
      pendukung pertunjukkan tari yang berhungan dengan peralatan yang dipakai untuk menari yaitu:
A.    tata rias                        B. kostum                    C. property                D. make up

9. Sebelum menampilkan sebuah tarian, perlu ada penentuan penampilan. Berikut ini merupakan
      pembagian tari yang diciptakan untuk dua orang penari, maka berdasarkan jenis penampilannya
     disebut …
            A.    tunggal                       B. berpasangan         C. kelompok                D. sendratari

10. Merancang sebuah penampilan juga memikirkan tujuannya. Tari Saman merupakan tari                tradisional
yang berdasarkan tujuan penampilan tarinya bernilai ritual keagamaan. Berikut ini yang tidak termasuk fungsi dari tari tradisional adalah …
            A.    tari keprajuritan           B. tari perang              C. tari pergaulan          D. tari kreasi  

11. Pengaturan pola lantai juga disesuaikan dengan ruang pentas yang akan digunakan karena
      sebenarnya sebenarnya akan menciptakan posisi bloking penari dalam ruangan. Merancang pola
      lantai mencakup hal …. di atas panggung
             A.    pergeseran penari                                         B. pergeseran pemain
C.  pergeseran pemusik                                         D. pergeseran dalang

12. Unsur pendukung tari yang tidak terlewatkan, yang harus mempertimbangkan posisi pemain,
      instrument yang dibutuhkan, juga kostum pemain adalah …
            A.    musik pengiring         B. panggung                C. speaker                   D. property

13. Pengaturan posisi pola lantai juga disesuaikan dengan ruang pentas yang akan digunakan karena
      pola lantai sebenarnya akan menciptakan posisi …. penari di dalam ruangan.
            A.    bloking                       B. kostum                    C. property                  D. iringan

14. Perhatika data berikut:
         - memberikan tuntunan irama
         - memberikan tuntunan ketukan
         - memberikan tuntunan tempo
          - member kejelasan tema tarian
      Dari data di atas dapat dianalisa sebagai bagian dari unsur tari yang berhubungan dengan ….
            A.    penari                         B. Pengiring               C. konsumsi                D. akomodasi

15. Musik pengiring salah satunya berfungsi sebagai sarana untuk memperjelas tema tarian, oleh
      karena itu pemilihan musik pengiring harus disesuaikan dengan ….
            A.    irama dan tema tarian                           B. pemain dan tema tarian
            B.     kostum dan tema tarian                        D. panggung dan tema tarian

16.  Mincid adalah ragam gerak pokok tari Sunda yang dilakukan dengan cara mengambil sikap kaki rapat, telapak serong disertai langkah di tempat kecil-kecil jingkat secara bergantian, dan tangan baplang yaitu tangan kanan lurus serong ke depan, tangan kiri merentang ke samping, sedang gerakan meletakkan kedua pergelangan tangan adalah gerak …
     A. tumpang tali                                              B. adeg-adeg kering
C. tindak tilu                                                   D. adeg-adeg lalamba

17. Dalam jenis tarian ini para penari biasanya berperan menggambarkan atau menyampaikan karakter seseorang atau makhluk hidup lain seperti binatang. Suatu komposisi atau bentuk penyajian tari yang diciptakan untuk satu orang penari tersebut adalah pengertian dari…
A.  Tari Kelompok                       
B.  Tari Tunggal
C.  Tari berpasangan
D.  Tari massal                  

18.    Tarian klasik yang terinsfirasi oleh gerakan wayang golek adalah dasar dari pembuatan tarian ini. Tarian ini berasal dari daerah Yogyakarta yang memiliki nilai seni tinggi yang menggambarkan  seorang gadis remaja yang sedang mencari jati diri, adalah isi dari tari…
A.  Golek              
B.  Sulintang
C.  Pendet
D.   Gambyong

19.    Tari dalam pertunjukannya di bedakan dalam beberapa jenis, baik dari tema, penyajian dan pertunjukannya. Tari yang di sajikan  lebih dari 10 orang disebut tari…
A.  Kelompok
B.  Tunggal
C.  Berpasangan
D.  Massal

20.    Setiap tarian mempunyai tema dan isi tarian masing-masing yang mewakili gerakan tarinya. Salah satunya adalah tarian yang berasal dari Jawa Tengah, tarian ini memiliki isi yang sangat indah dengan tata gerak yang indah, tarian ini bernama gatot kaca Gandrung. Tari gatot kaca gandrung merupakan tarian yang bertemakan …
A.  Pertarungan
B.  Percintaan
C.  Kepahlawanan
D.  Kegembiraan




Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUISI SAIHURONCERIK

*Challenge XVI* Salam Saihu Sai Hu Hudan Saihudan _Bismi Robbika_ Petualangan, pendakian, penyelaman, pendaratan, masih meminta tempuhan raga jiwa manusia. Segala jalan dicari, dikenali, dimaknai, ditafsiri agar diri merasa yakin pengembaraannya bermakna.  Seharian, kemarin 08/05/2020 kita masih ragu kadang malu malu menuang *Saihuronce* yang kadang asing di pendengaran pemirsaaahhhhh hehehee. Saihuronce sejatinya sedang membawa kita memaknai angka yang "kita anggap" bermakna sebagai sebuah ayat (tanda).  Challenge XV ada di pusaran mulut, lapisan bibir (eithhhh hati hati). Diwakili wujudiahnya dengan suku kata dan kata (Saihuronceka). Nah, pada Challenge XVI bergeser pada palung *Saihuroncerik,* yakni saihu yang meronce (mengurai dan menyusunnya kembali) angka yang menjadi pola saihu murni (3456/2256). Hmmmm ingat usia pendewasaan dan pematangan. Bagaimana lagi Saihuroncerik? Andai saja tubuh kita adalah kumpulan satuan organ luar _(surface structure)_ dan organ dalam _(deep...

PESAN RASULULLAH

"PESAN RASULULLAH SAW SEBELUM WAFAT" Sebelum malaikat Izrail diperintah Allah SWT untuk mencabut nyawa Nabi Muhammad, Allah berpesan kepada malaikat Jibril “Hai Jibril, jika kekasihku menolaknya, laranglah Izrail melakukan tugasnya!” Sungguh berharganya manusia yang satu ini yang tidak lain adalah Nabi Muhammad SAW... Di rumah Nabi Muhammad SAW, Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam... “Bolehkah saya masuk?” tanyanya... Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk sambil berkata, “Maafkanlah, ayahku sedang demam” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu... Kemudian Fatimah kembali menemani Nabi Muhammad SAW yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”. “Tak tahulah ayahku, sepertinya orang baru, karena baru sekali ini aku melihatnya” tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hend...