Langsung ke konten utama

IG TIK PGRI dan MATA PELAJARAN TIK


RESENSI 2
Pemateri :  Bpk. Wijaya Kusuma, M.Pd
Tema: Menulis Online Sebagai Eksistensi Kita di Dunia Maya

Materi dibuka dengan memberikan contoh informasi online, berupa informasi hoax. Media sosial seharusnya menjadi informasi modern yang mudah valid informasi, namun ternyata tidak demikian, jadi tidak semua media sosial menyajikan materi akurat, valid dan jujur. Selanjutnya om jay bercerita tentang kegembiraannya dapat bekerjasama dengan pengurus PGRI, yang dibuktikan dengan adanya penandatanganan MOU bersama Bapak David selaku Rektor di NTT dalam pelatihan elearning yang dilakukan di sela-sela Konkernas PGRI. Om jay juga memberikan informasi bahwa Ikatan guru TIK PGRI akan roadshow ke 12 kota berikut yaitu Singaparna, Sumedang, Lombok, Palu, Bangkalan, Pekalongan, Batu, Kendari, Koto Baru, Karawang, Banda Aceh, Ponorogo, Klaten, dan Mimika Papua, setelah sukses di 55 kota lainnya bersama Epson Indonesia.
Menulis online ternyata telah membawa om jay keliling Indonesia. Menulis online ini awalnya ide dari pak Onno Widodo Purbo. Pakar elearning Indonesia. Beliau membangun server  e-laerning untuk rakyat. Pak Onno Widodo Purbo, adalah salah satu Pembina di ikatan guru TIK PGRI.  Beliau juga banyak memberi masukan kepada kami dalam mengembalikan TIK sebagai mata pelajaran di sekolah, ketika mendikbud masih dijabat oleh Bapak Muhajir Effendy.
Perjuangan demi perjuangan beliau lakukan agar TIK kembali masuk daftar mata pelajaran  dan tidak diganti dengan mata pelajaran prakarya. Beliau-beliau ini berjuang lewat tulisan di online dan bersama  PGRI menemui Mendikbud Muhadjir Effendy pada saat itu. Menulis online ternyata dahsyat sekali kata om jay. Tulisannya banyak dibaca orang. Termasuk pejabat di kemendikbud.
Kali ini om jay mengajak kita belajar menulis online memakai berbagai media. Baik melalui WA, ataupun media sosial lainnya. Sehingga kawan-kawan dapat menjadi  konten creator  dan mampu menciptakan informasi baru lewat internet. Paradigma kita sudah harus berubah. Dari yang hanya sekedar unduh menjadi unggah. Belajar menulis bisa kita lakukan setiap hari dan setiap saat. Kita dapat memulainya dari apa yang kita sukai dan kuasai.
Perjuangan agar dapat terwujud pelaksanaan pelatihan online ini, awalnya tidak hanya melalui menulis online tetapi juga bertemu langsung dengan mendikbud Bapak Anis Baswedan saat itu. Om Jay, Pak Onno dan kawan-kawannya langsung diterima secara resmi di kantornya setelah melakukan demo di media sosial.  Kita bisa meihat betapa dasyatnya kekuatan kata-kata. Poster perjuangan dibuat oleh Pak Namin. Poster itu ditulis lebih dari 14 ribu guru yang bergerak ke Jakarta. Padahal hanya 7 orang guru TIK yang siap menghadap Mendikbud.
Guru memang banyak, jumlahnya lebih dari tiga juta guru. Namun yang bersuara lantang hanya sedikit sekali. Oleh karena itu kami cari akal untuk bertemu mendikbud. Menulis online di media sosial menjadi salah satu cara yang diperjuangkan oleh om jay dan kawan-kawan dalam menyampaikan pesan perjuangan.  Alasan lain perjuangan Om Jay dan kawan-kawan karena TIK tidak cukup hanya sekedar bimbingan Pak Onno banyak memberikan inspirasi kepada kami guru TIK. Bantuan dan dukungan mengalir dari berbagai kalangan. Menulis online menjadi alat perjuangan om jay dan kawan-kawan. Hingga akhirnya perjuangan itu sampai kepada Bapak Presiden RI dan mengundang om jay untuk makan siang bersama Presiden di Istana Negara. Hal tersebut disimpulkan oleh om jay terjadi berkat tulisan-tulisan om jay dan teman-temannya di blog kompasiana.com.
Sambil memberikan materi menulis online, om jay juga sambil memantau dan menyimak lewat laptop. Selanjutnya ada komentar dari peserta pelatihan online yang menuliskan”saya senang sekali bisa bergabung di group pelatihan ini, karena sangat membantu dan ternyata tanggapan setiap  narasumber sangat baik”.  Bu Wiyati dari salah satu peserta bertanya bahwa “kaintannya menulis online dengan eksistensi diri di dunia maya itu seperti apa yang dimaksud? Pertanyaan yang bagus ka tom Jay. 
Om Jay menjawab, kaitannya sangat erat dan anda pasti akan terkejut setelah tahu tulisan anda banyak dibaca orang. Apalagi anda menulis di blog. Alat rekam yang ajaib dan keajaibannya akan anda rasakan seiring lamanya anda  mengelola blog pribadi di internet.
Selanjut pertanyaan dari ibu Fatikhah dari Jawa Tengah, “ Sebaiknya kita bikin blog sendiri atau cukup gabung dengan blog lain yaa pak? Seperti yang sudah  saya ikuti di blog gurusiana. Mohon arahan om Jay”.  Om Jay menjawab,Sebaiknya kita punya blog sendiri dan ikut bergabung dalam blog keroyokan seperti di kompasiana.com dan gurusiana.id.
Kalau punya blog sendiri kita bebas mengelolanya. Karena kita sebagai adminnya dan itu gratis di internet. Anda pemilik blog bisa tanya di google.com dan youtube.com cara membuat blog gratis di internet. Bisa di blogger.

  
_________________________________

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUISI SAIHURONCERIK

*Challenge XVI* Salam Saihu Sai Hu Hudan Saihudan _Bismi Robbika_ Petualangan, pendakian, penyelaman, pendaratan, masih meminta tempuhan raga jiwa manusia. Segala jalan dicari, dikenali, dimaknai, ditafsiri agar diri merasa yakin pengembaraannya bermakna.  Seharian, kemarin 08/05/2020 kita masih ragu kadang malu malu menuang *Saihuronce* yang kadang asing di pendengaran pemirsaaahhhhh hehehee. Saihuronce sejatinya sedang membawa kita memaknai angka yang "kita anggap" bermakna sebagai sebuah ayat (tanda).  Challenge XV ada di pusaran mulut, lapisan bibir (eithhhh hati hati). Diwakili wujudiahnya dengan suku kata dan kata (Saihuronceka). Nah, pada Challenge XVI bergeser pada palung *Saihuroncerik,* yakni saihu yang meronce (mengurai dan menyusunnya kembali) angka yang menjadi pola saihu murni (3456/2256). Hmmmm ingat usia pendewasaan dan pematangan. Bagaimana lagi Saihuroncerik? Andai saja tubuh kita adalah kumpulan satuan organ luar _(surface structure)_ dan organ dalam _(deep...

PESAN RASULULLAH

"PESAN RASULULLAH SAW SEBELUM WAFAT" Sebelum malaikat Izrail diperintah Allah SWT untuk mencabut nyawa Nabi Muhammad, Allah berpesan kepada malaikat Jibril “Hai Jibril, jika kekasihku menolaknya, laranglah Izrail melakukan tugasnya!” Sungguh berharganya manusia yang satu ini yang tidak lain adalah Nabi Muhammad SAW... Di rumah Nabi Muhammad SAW, Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam... “Bolehkah saya masuk?” tanyanya... Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk sambil berkata, “Maafkanlah, ayahku sedang demam” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu... Kemudian Fatimah kembali menemani Nabi Muhammad SAW yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”. “Tak tahulah ayahku, sepertinya orang baru, karena baru sekali ini aku melihatnya” tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hend...