Langsung ke konten utama

CONTOH LAPORAN KETUA PANITIA KEGIATAN


Assalamu alaikum wr wb

Alhamduillahirrobil’alamin
Selayaknya kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan limpahan rahmat, hidayah, dan ridhoNya sehingga pada hari ini kita dapat berkumpul ditempat ini dalam keadaan sehat wal afiat
Sholawat serta salam semoga selalu terlimpah curah kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW, kepada keluarga, sahabat dan ummatnya hingga akhir zaman.
Yth. Bpk Kepala Dinas Pendidikan………………………………………………………
Yang saya hormati Ibu ……………………………………selaku pengawas Mata Pelajaran Seni Budaya SMP kota ……………………………………
Yang saya hormati ibu …………………………………… selaku …………………………………… kota ……………………………
Yang saya hormati ibu ……………………………………selaku …………………………………… sekaligus tuan rumah  kegiatan  pada hari ini
Yang saya hormati Bapak Miftah M.Pd.,C.Ht. C.HM selaku pemateri kegiatan workshop kita pada hari ini.
Yang saya hormati Bapak Samuel Sinaga dan Bapak Aulia dari PT.Erlangga dan PT. Soga
Mohon maaf dan mohon izin sebelumnya, saya berdiri di sini, mewakili teman-teman semua guru mata pelajaran seni budaya dan matematika SMP se kota ……………………………………
Pertama kami ucapkan terima kasih kepada Bapak kepala Bidang Dinas Pendidikan kota ……………………………………  yang telah mengizinjinkan terlaksananya  kegiatan ini. Kemudian ucapan terima kasih kepada ibu …………………………………… selaku pengawas SMP dan Ibu ……………………………… Selaku ketua MKKS yang selalu mendukung dan memotivasi guru-guru SMP sek ota ……………………………………
Terima kasih selanjutnya kami haturkan kepada Ibu …………………………………… selaku tuan rumah dan kepala sekolah SMPN …………………………………… yang telah mengizinkan kami menggunakan segala fasilitas di ruangan ini dan fasilitas lainnya, demi terlaksana dan kelancaran kegiatan ini.
Selanjutnya terima kasih kepada PT. ……………………………………  dan …………………………………… yang kali ini diwakili oleh …………………………………… dan …………………………………… yang telah memberikan program pengembangan mutu guru dan fasitas lainnya kepada kami di kota Cilegon.
Terima kasih juga kepada Bpk …………………………………… yang telah bersedia hadir untuk berbagi ilmu kepada kami pada hari ini.
Terima kasih Bpk Ibu guru mata pelajaran …………………………………… dan …………………………………… yang telah hadir dan antusias untuk mengikuti kegiatan ini. Serta bapak ibu semua yang telah ikut membantu terlaksananya kegiatan ini yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.
Semoga semua yang kita lakukan menjadi berkah barokah dan tercatat menjadi amal ibadah yang memberikan kesuksesan keselamatan kemuliaan hidup di dunia hingga akherat.  Aamiin Yaa Robbal’allamiin.
Bapak ibu yang saya hormati, kegiatan ini SEMINAR SEHARI yang diberi nama atau tema HYPNO TEACHING dan HYPNO LEARNING DALAM PEMBELAARAN ABAD 21.
Peserta kegiatan berjumlah 101 orang perserta dengan rincian 60 orang guru mapel matematika dan 41 guru dari seni budaya.
Kegiatan ini terselenggara atas program PT. …………………………………… dan PT……………………………………. Semoga kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai kegiatan workshop atau seminar, namun diharapkan dapat berlanjut dan dapat teraplikasi dalam proses belajar mengajar di kelas. Sehingga tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui melalui program-program pembinaan guru yang telah diluncurkan oleh PT. …………………………………… dan PT. …………………………………… ini dapat membantu terwujudnya tujuan pemerintah atau program pendidikan Republik Indonesia yaitu terwujudnya generasi emas pada tahun 2045.
Meskipun diantara kita mungkin tidak akan sampai melihat seperti apa generasi- generasi emas pada tahun 2045, mungkin karena faktor purna tugas ataupun terbatasnya usia. Namun setidaknya kita telah berusaha menorehkan tinta emas di hati peserta didik dan menggoreskan pola pikir berkarakter abad 21 pada peserta didik kita, yang akan diawali dengan mengikuti berbagai kegiatan peningkatan mutu guru seperti kegiatan pada hari ini.
Semoga kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan sekali ini saja, karena guru-guru terkadang membutuhkan charger yang alirannya tidak terputus, selalu on dan update dengan segala bentuk informasi dan perubahan-perubahan yang terjadi demi peran serta kami para pendidik untuk mengabdi membangun negeri melalui torehan emas dengan kharakter kecerdasan dan kemuliaan.
Demikian paparan dan laporan kegiatan ini. Mohon maaf lahir batin dunia akherat apabila ada kekurangan dan ada hal-hal yang tidak berkenan. Sekali lagi Terima kasih semuanya, Salam hormat, salam sukses dunia akherat. 

Wassalamu’alaikum wr.wb

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUISI SAIHURONCERIK

*Challenge XVI* Salam Saihu Sai Hu Hudan Saihudan _Bismi Robbika_ Petualangan, pendakian, penyelaman, pendaratan, masih meminta tempuhan raga jiwa manusia. Segala jalan dicari, dikenali, dimaknai, ditafsiri agar diri merasa yakin pengembaraannya bermakna.  Seharian, kemarin 08/05/2020 kita masih ragu kadang malu malu menuang *Saihuronce* yang kadang asing di pendengaran pemirsaaahhhhh hehehee. Saihuronce sejatinya sedang membawa kita memaknai angka yang "kita anggap" bermakna sebagai sebuah ayat (tanda).  Challenge XV ada di pusaran mulut, lapisan bibir (eithhhh hati hati). Diwakili wujudiahnya dengan suku kata dan kata (Saihuronceka). Nah, pada Challenge XVI bergeser pada palung *Saihuroncerik,* yakni saihu yang meronce (mengurai dan menyusunnya kembali) angka yang menjadi pola saihu murni (3456/2256). Hmmmm ingat usia pendewasaan dan pematangan. Bagaimana lagi Saihuroncerik? Andai saja tubuh kita adalah kumpulan satuan organ luar _(surface structure)_ dan organ dalam _(deep...

PESAN RASULULLAH

"PESAN RASULULLAH SAW SEBELUM WAFAT" Sebelum malaikat Izrail diperintah Allah SWT untuk mencabut nyawa Nabi Muhammad, Allah berpesan kepada malaikat Jibril “Hai Jibril, jika kekasihku menolaknya, laranglah Izrail melakukan tugasnya!” Sungguh berharganya manusia yang satu ini yang tidak lain adalah Nabi Muhammad SAW... Di rumah Nabi Muhammad SAW, Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam... “Bolehkah saya masuk?” tanyanya... Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk sambil berkata, “Maafkanlah, ayahku sedang demam” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu... Kemudian Fatimah kembali menemani Nabi Muhammad SAW yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”. “Tak tahulah ayahku, sepertinya orang baru, karena baru sekali ini aku melihatnya” tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hend...