Langsung ke konten utama

MATERI SENI BUDAYA

RESENSI BUKU SENI BUDAYA KELAS VII KURUKULUM 2013

ABSTRAK

Resensi yang berjudul “ Resensi Buku Bantuan Operasional sekolah (BOS) Seni Budaya Kelas VII. Resensi ini menuliskan secara ringkas padat tentang materi pembelajaran Seni Budaya Kelas VII dari buku (BOS) Bantuan Operasional Sekolah, sebagai buku referensi Pembelajaran utama mata pelajaran Seni Budaya. Tujuan penulisan Resensi yang dilakukan oleh guru mata pelajaran Seni Budaya ini semata sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran mata pelajaran Seni Budaya kelas VII. Isi di dalam resensi ini adalah penulisan secara ringkas dari semua materi buku Seni Budaya Kelas VII yaitu buku paket Bantuan Operasional Sekolah, mulai dari Bab I sampai Bab XVI. Hasil Resensi Buku Paket ini sebagai upaya guru berhubungan dengan pembelajaran dan upaya meningkatkan penguasaan materi pembelajaran serta upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Seni Budaya hingga meraih hasil yang maksimal pada seluruh peserta didik kelas VII, dan peserta didik  pada umumnya. 


Kata Kunci: Buku Seni Budaya Kelas VII 


BAB I MENGGAMBAR MODEL  

A. UNSUR-UNSUR DALAM MENGGAMBAR MODEL 
 Menggambar model membutuhkan kemampuan dalam menggunakan unsur-unsur rupa seperti garis,bentuk,bidang,tekstur,gelap terang (pencahayaan) 

B. TAHAPAN-TAHAPAN DALAM MENGGAMBAR MODEL ALAM BENDA
1. Mempersiapkanobjekgambaruntukdigambar 
2. Membuatsketsa 
3. Berikankesangelapterangpadasetiapbagianobjekdenganmenggunakanarsiran 
4. Buatlah detail padasetiapobjek 
5. Perjelassetiapbagianobjekdenganwarna yang sesuai 
6. Penyelesaianakhirgambardilakukandenganpenjelasan gambar 

C. ALAT DAN BAHAN MENGGAMBAR MODEL
a. Pensil b.Penghapus c.Kertas d.Pensil warna e.Krayon f.Cat air 
    Pensil menggambar dibedakan menjadi dua jenis yaitu, pensil tanda ”H” dan “B”. 
Pensil H memiliki sifat keras dan cocok digunakan untuk membuat garis tipis.
Pensil B memiliki sifat lunak dan cocok digunakan untuk membuat garis tebal/ hitam pekat. 
PensilH dan B diberi tanda angka untuk membedakan jenisnya. Untuk pensil H, makin besar angkanya semakin tipis hasilnya, sedang pensil B, semakin besar angkanya maka semakin tebal hasilnya. 
Pensil warna memiliki variasi warna yang menghasilkan warna lembut. Peserta didik menggunakannya untuk mewarnai dengan cara gradiasi, yaitu pemberian warna gelap kearah terang.  Penggaris banyak ragam dan bentuknya yang di gunakan untuk proses pembuatan komik sesuai kebutuhan. Penggaris berfungsi untuk membentuk garis yang di butuhkan untuk membuat strip-strip kolom. 

D. Konsep dan Prosedur Menggambar 
Menggambar model menuntut ketepatan bentuk dan karakter objek yang akan digambar. Model gambar sebaiknya diletakan sesuai dengan jarak dan pengamatan mata kita. Dalam menggambar, dapat menggunakan bidang gambar berupa kertas atau kanvas. Alat dan bahan yang digunakan adalah pensil, charcoal (arang), pensil warna, krayon,cat air, cat minyak, dan cat krilik. 

E. Prinsip Menggambar Model 
Proses menggambar model memerlukan pengamatan objek yang digambar secara baik. Beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam menggambar adalah komposisi, proporsi, keseimbangan dan kesatuan. I. Komposisi Komposisi berkaitan dengan tata susunan yang seimbang, selaras, menunjukan kesatuan, dan irama dalam karya seni rupa. 

BAB II MENGGAMBAR ILUSTRASI 
A. Menggambar Ilustrasi 
Ilustrasi adalah gambar yang memperjelas ide cerita atau narasi.tujuan dari gambar ilustrasi adalah memperkuat,memperjelas,memperindah,mempertegas dan memperkaya cerita atau narasi.Fungsi dari gambar ilustrasi dapat jugadimanfaatkan untuk menghidupkan sebuah cerita.gambar ilustrasi dapat dibuat dalam bentuk cerita bergambar,komik dan ilustrasi karya sastra berupa puisi atau sajak.pembuatan gambar ilustrasi dapat dilakukan secara manual maupun teknologi digital. Ilustrasi adalah salah satu jenis kegiatan menggambar yang membutuhkan keterampilan menggam barbentuk. Bentuk yang digambar harus memperjelas, dan memperindah isi cerita. 

B. Jenis Jenis Gambar Ilustrasi 
a. Kartun Bentuk Kartun dapat berupa tokoh manusia maupun hewan yang berisi cerita-cerita humor dan bersifat menghibur. Indonesia memiliki beberapa tokoh kartun seperti, Petruk dan Gareng karya Tatang.S. Penampilan Gambar kartun dapat dilihat dalam bentuk hitam putih maupun berwarna. 
b. Karikatur Gambar karikatur menampilkan karakter yang dilebih-lebihkan, lucu, unik, kadang mengandung kritikan dan sindiran. Objek Gambar karikatur dapat diambil dari tokoh manusia maupun hewan. 
c. Komik Gambar ilustrasi dalam bentuk komik terdiri dari rangkaian gambar yang saling melengkapi dan memiliki alur cerita. Bentuk komik dapat berupa buku maupun lembaran singkat. 
d. Ilustrasi Karya Sastra Karya sastra berupa cerita pendek, puisi, dan sajak akan nampak lebih menarik apabila disertai dengan gambar ilustrasi. Selain itu orang akan berminat untuk membaca cerita. Fungsi gambar ilustrasi disini bertujuan memberikan penguatan dan mempertegas isi atau narasi pada materinya. 
e. Vignette Sebagai pengisi dari sebuah cerita atau narasi dapat sisipkan gambar ilustrasi berupa vignette. Vignette adalah gambar ilustarsi berbentuk dekoratif yang berfungsi sebagai pengisi bidang kosong pada kertas narasi. 

C. Ilustrasi Karya Sastra
Karya sastra berupa cerpen, puisi dan sajak tampak lebih menarik bila disertai gambar ilustrasi. Fungsi gambar ilustrasi adalah memberikan penguatan dan mempertegas isi/narasi pada materinya. 

D. Tahapan Menggambar Ilustrasi
1. Menentukantemagambarbedasarkancerita 
2. Menentukanjenisgambarbedasarkancerita 
3. Menentukanirama, komposisi, proporsi, keseimbangan, dan kesatuan pada objek gambar 
4. Menggambar sketsa global disesuaikan dengan cerita 
5. Memberikan arsiran/warna pada objek gambar sesuai karakternya. 

E. Bentuk Objek gambar ilustrasi
a. Manusia Pada saat menggambar manusia, kita perlu memperhatikan karakter dan memahami anatominya. 
b. Hewan Jenis dan bentuk hewan dapat dikelompokan menjadi darat, udara, dan air. 
c. Tumbuhan Tumbuhan dalam ilustrasi dibuat dengan disederhanakan/ digambar detailnya. 

F. Bentuk komposisi dapat dilihat dari polanya
1. Komposisi Simetris Komposisi simetris memiliki keseimbangan benda antara kiri & kanan dalam bentuk dan ukuran.
2. Komposisi Asimetris Komposisi ini benda diletakkan dalam posisi yang tidak sama baik ukuran maupun posisi,namun komposisi ini tetap memperhatikan proporsi, keseimbangan dan kesatuan 
3. Komposisi Sentral Pusat perhatian benda atau objek model gambar terletak di tengah-tengah penemoatan model diatur sesuai dengan proporsi bentuk. 

G. Proporsi
Perbandingan ideal dan harmonis antara bagian benda yang menjadi objek model gambar. 

H. Keseimbangan 
Keseimbangan antara bidang gambar,objek gambar, dan gambar yang dihasilkan untuk mengetahui keseimbangan gambar bisa diberi skala,dll. 

I. Kesatuan
Keserasian dalam pengaturan objek gambar.

J. Alat dan Bahan
Gambar ilustrasi dapat di lakukan dengan teknik kering dan teknik basah. Teknik kering Menggambar ilustrasi dengan teknik kering tidak perlu menggunakan pengencer air atau minyak. 
Contoh alat /media kering untuk gambar ilustrasi :  Pensil  Arang  Krayon/pastel colour  Charcoal  Pulpen 5 Teknik Basah Media yang digunakan untuk teknik basah antara lain :  Cat Air  Cat Minyak  Tinta  Air dan Minyak 


BAB III MENYANYI LAGU UNISONO
Bernyanyi secaravokal grup merupakan cara bernyanyi dalam kelompok kecil. Hal ini berbedadengan bernyanyi secara paduan suara. Dalam paduan suara, jumlah anggota lebih banyak dari pada anggota vocal grup. Dalam mempraktikannya, menyanyi dengan vokal grup dapat dilakukan secara bergantian antar anggota vocal grup. Lagu yang dinyanyikan dalam vocal grup dapat dilakukan secara unisono. Menyanyi secara unisono merupakan cara bernyanyi berkelompok dengan satu suara. Menyanyi secara unison dapat diterapkan dalam suatu kelompok bernyanyi baik secara vocal grup maupun paduan suara. Menyanyi secara unison merupakan tahap awal sebelum menyanyi dengan paduan suara yang menerapkan perpaduan suara1, suara 2, atau suara 3. 

BAB IV MENYANYI LAGU TRADISIONAL
Bernyanyi secara vocal grup merupakan cara bernyanyi dalam kelompok kecil. Hal ini berbeda dengan bernyanyi secara paduan suara. Dalam paduan suara, jumlah anggota lebih banyak dari pada anggota vocal grup. Dalam mempraktikannya, menyanyi dengan vocal grup dapat dilakukan secara bergantian antara nggota vocal grup. Lagu yang dinyanyikan dalam vocal grup dapat dilakukan secara unisono. Menyanyi secara unisono merupakan cara bernyanyi berkelompok dengan satu suara. Menyanyi secara unisono dapat diterapkan dalam suatu kelompok bernyanyi baik secara vokal grup maupun paduan suara. Menyanyi secara unison merupakan tahap awal sebelum menyanyi dengan paduan suara yang menerapkan perpaduan suara 1, suara 2, atausuara 3. 

BAB V KEUNIKAN MUSIK IRINGAN TARI 
A. Jenis musik iringan
Keragaman iringan tari pada dasarnya hanya di bedakan atas dua bentuk iringan yaitu pentatonis dan diatonis. Pentatonis merupakan iringan yang bersumber pada alat-alat tradisi, sedangkan diatonis bersumber pada alat-alat modern. Namun demikian pada perjalanan waktu kedua jenis notasi musik ini sering berdampingan untuk mengirigi tari hampir di semua negara hanya menggunakan kedua notasi iringan tersebut, yang membedakan hanya alat yang di gunakan. Perbedadaan penggunaan alat akan berdampak pada bunyi yang dihasilkan. Perbedaan bunyi ini berakibat pada respon gerak yang di timbulkan. Ada respon gerak yang berlawanan dengan iringan, yaitu respon gerak yang di lakukan dengan gerakan dinamis dan penuh kekuatan, sementara musik yang digunakan mengalir dan lembut. Respon gerak yang sesuai dengan iringan. Musik yang di gunakan dalam tarian disebut iringan tari. Ada beberapa macam bentuk iringan yang di gunakan untuk mengiringi tarian. Ada iringan tari yang terjadi karena gerakan-gerakan penari itu sendiri misalnya suara tepukan tangan ke tubuh, serta bunyi-bunyi lain yang timbul di sebabkan oleh pakaian atau perhiasan yang di kenakanya. 

B. Jenis Musik Iringan
Beberapa contoh iringan internal pada tari tradisional,misalnya,tari saman dengan tepukan tangan ketubuh dengan selingan nyanyian,tari belian dengan gemerincing gelang-gelang logam yang dikenakan penari,bunyi piring-piring dengan logam yang dikenakan pada tari lilin, serta pada tari gending sriwijaya yaitu jentikan-jentikan kuku logam yang dikenakan penari. Musik iringan tari seperti tersebut di atas dalam istilah musik tari disebut iringan tari internal.ada pula iringan tari yang dilakukan oleh orang lain, baik dengan kata-kata,nyanyian maupun dengan orkestrasi musik yang lebih lengkap. Jadi, iringan tari tidak lagi dilakukan oleh penari sendiri, akan tetapi dilakukan oleh orang lain atau lebih dikenal dengan pemusik. Pemusik bisa menggunakan macam-macam alat musik orkestrasi atau gamelan yang lebih lengkap atau dengan kata-kata, nyanyian maupun vokal lainnya. iringan tari semacam itu disebut iringan tari eksternal atau iringan tari yang dilakukan oleh orang lain atau di luar penari. Iringan tari eksternal itu dapat dilakukan dari nyanyian,kata-kata,pantun,permainan alat musik sederhana sampai orkestrasi yang besar,yaitu musik simfoni,perangkat gamelan salendro maupun gamelan pelog,musik tradisi talempong dan juga iringan-iringan suara atau musik rekaman.

BAB VI KEUNIKAN TARI TRADISIONAL
A. Jenis Penyajian Seni Tari
Penyajian tari radisi secara penyajian terbagi menjadi: 
1. Tari tunggal Tari tunggal adalah tarian yang memang dibawakan hanya oleh satu orang saja. Contoh tari: - Tari Topeng Ronggeng dari Betawi 
2. Tari Berpasangan Tari berpasangan adalah tarian yang dilakukan oleh dua orang. Prinsip pada tari berpasangan antara lain: - Adanya gerakan saling mengisi - Adanya gerakan saling interaksi - Merupakan kesatuan utuh Contohtari: - Tari Payung dari Sumatera barat 
3. Tarian berkelompok Tari berkelompok adalah tarian yang dilakukan oleh perempuan, laki-laki, atau campuran antara laki-laki dan perempuan. Contoh tari: - Tari cente manis dari betawi 
4. Dramatari Drama tari merupakan bentuk penyajian memiliki desain dramatik. Desain dramatic terbagi menjadi: - Desain dramatic kerucut tunggal, artinya dalam satu pertunjukan hanya ada titik klimaks kemudian menurun. - Desain dramatic kerucut ganda, pertunjukan terdapat beberapa klimaks sebelum akhirnya turun Contohnya: cerita matah hati bersumber pada gerak tari gaya mengkunegaran. 

B. Fungsi Musik Iringan
Iringan tari sangat penting untuk membantu menentukan dan memilih iringan sesuai dengan tema yang diinginkan, iringan tari juga membantu dalam melakukan eksplorasi gerak. 10 Iringan tari merupakan satu kesatuan, yang dapat membangun suasana, irama pada gerak, dan semakin banyak pengetahuan tari akan semakin baik Musik dapat mencipta suasana. Musik dapat dipilih dengan suasana yang dibutuhkan tari. Di dalam tari tradisi lebih digunakan musik pengiring yang memiliki sifat atau watak yang sama dengan sifat tarinya. 

C. Membuat Musik Iringan
Iringan tari dipilih berdasarkan gaya dan bentuk. Di tarian tradisi Indonesia selalu diiringi oleh musik daerah yang bersangkutan, musiknya selalu serasi dengan gaya dan bentuknya. Pada tari dengan gaya gerak klasik, kerakyatan atau yang bersifat kedaerahan memiliki iringan musik sendiri yang sesuai. Banyakcara yang dapat dipakai untuk mengiringi sebuah tarian yang dasar pemilihannya harus dilandasi oleh pandangan penata iringan. Iringan tari dipilih untuk menunjang tarian yang diiringinya, baik secara ritmis maupun emosional. Sebuah iringan tari harus mampu menegaskan makna tari yang diiringinya agar selalu selaras seirama serta serasi. 

BAB IX GAMBAR POSTER
A. KonsepMembuat Poster
Poster merupakan sebuah karya seni yang memuat komposisi antara huruf dan gambar. Penempatan poster tergantung dari media dan bahan yang digunakan,contohnya poster yang ditempel pada dinding menggunakan media kertas. Ciri utama poster mempunyai sifat menarik perhatian mata, sehingga berbagai desain poster dibuat berwarna-warni lengkap dengan warna kontras sehingga menarik perhatian. 

B. Membuat Poster
Poster merupakan salah satu sarana cara untuk menyampaikan pesan. Poster menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Poster sering di gunakan untuk mempromosikan pertunjukan seperti pementasan film, tari, atau musik, dan teater. Poster juga digunakan untuk mengkampanyekan seperti kesehatan lingkungan. 

C. MenggunakanGambar
Penggunaan gambar sebagai salah satu penyampai pesan yang paling menarik. Proporsi penggunaan gambar dengan kata atau kalimat disesuaikan dengan kebutuhan informasi yang akan disampaikan, dapat juga dilakukan dengan gambar proporsi yang jauh lebih besar dibandingkan tulisan. Pada poster sebaiknya dengan menggunakan warna-warna yang mencolok sehingga mengundang perhatian dan minat orang untuk membaca atau melihat. 

D. Menggunakan Media Yang Tepat
Penggunaan media dalam poster dapat disesuaikan dengan tempat poster. Contoh Media yang digunakan berupaKain, Kertas, Digital seperti jika poster itu tersebut diletakkan pada papan baliho maka media yang digunakan dapat berupa kain atau sejenisnya. Membuat poster dapat dilakukan tidak hanya gambar atau lukisan tetapi juga dapat menggunakan computer. Menggunakan alat bantu computer menggunakan alat bantu computer memudahkan dalam berekspresi. Karena, jika ada kesalahan dapat segera diganti. Membuat poster unsure utama yang penting adalah pesan yang ingin disampaikan baru kemudian unsur keindahan. 

E. Syarat Membuat Poster 
Membuat poster diperlukan syarat baik dalam bentuk gambar maupun kata-kata.  Menentukan Topik dan Tujuan Langkah pertama adalah menentukan tema. Tema ditentukan dari pesan yang akan disampaikan. Berdasarkan tema kemudia pikirkan bentuk visualisasinya dan kata yang digunakan untuk memperkuat gambar  Membuat Kalimat Singkat dan Mudah Diingat 

F. Fungsi Poster
Fungsi poster yaitu mengirim pesan kepada orang yang melihatnya dengan menggunakan kata singkat tetapi berkesan. Dengan melihat kata dan gambar orang akan selalu ingat dengan pesan yang disampaikan. Misalnya kalimat singkat dengan baik yang bisa dibaca beberapa detik saja dan kalimat yang jelas serta menarik perhatian orang untuk melakukan sesuatu 
1. Poster memiliki fungsi menyampaikan pesan secara singkat dengan menggunakan kata dan gambar 2. Dalam membuat poster harus memperhatikan kesatuan tema, naskah, dan gambar 
3. Pada poster kata hendaknya ditulis sedingkat mungkin tetapi memiliki pesan yang kuat dan jelas
4. Pada prinsipnya dalam membuat poster ada aturan tertentu sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan. 
Pembuatan Poster :
1. Poster dapat diterapkan pada beberapa jenis bahan seperti kertas, karton, bahkan kanvas.  
2. Alat yang digunakan dalam membuat poster adadua yaitu alat menggambar manual dan digital. Perbedaan ada pada keidahan 
3. Beberapa alat dan bahan yang digunakan untuk poster yaitu pensil menggambar, pulpen, kuas lukis, dan computer 
4. Pensil yang digunakan ukuran 2B-6B 
5. Pulpen digunakan untuk membuat gambar dengan karakter tegas pada garis –garis gambar 
6. Kuas lukis digunakan untuk membuat sebuah lukisan pada poster yang berbahan kain ataupun jenis kanvas dengan 2 jenis cat yaitu berbahan dasar rminyak dan air 
7. Komputer merupakan media yang lebih mudah serta efektif dalam penggambaran karena kesalahan pada poster dapat melakukan perbaikan (Revisi) serta pengambaran lebih indah. Selain itu membutuhkan skill khusus untuk menggunakan komputer.

BAB X MENGGAMBAR KOMIK
A. KONSEP MENGGAMBARKOMIK
Komik merupakan salah satu sarana menyampaikan pesan melalui gambar, Terdapat dialog di dalamnya. Komik merupakan sebuah karya seni yang membuat komposisi antara huruf dan gambar cetak. Komik / cerita bergambar dibuat dalam berbagai macam ukuran sesuai dengan kebutuhan. Komik ada yang dibentuk buku ada yang dalam cerita pendek / cerpen. Seorang komikus harus membutuhkan ketelitian dalam membuat komik, komik yang sering digambar menggunakan pena hitam. Sifat menarik perhatian adalah ciri utama dari komik. Komik memiliki fungsi menyampaikan pesan secara singkat dengan menggunakan kata dan gambar. Dalam menggambar komik ada kesatuan utuh antara gambar yang ditampilkan dengan kata yang ditulis. 

B. Syarat menggambar komik 
Untuk menggambar komik memiliki syarat antara lain, kemampuan dalam menggambar dan menyusun kata – kata. Selain kemampuan tersebut, ada beberapa langkah yang harus dilalui : 1. Menentukan Topik dan Tujuan Langkah pertama menentukan tema, penentuan tema berdasarkan pesan yang ingin disampaikan, berdasarkan tema tersebut kemudian pikirkan bentuk visualisasinya dan kata yang digunakan untuk memperkuat gambar visual tersebut. 

BAB XIII TARI TRADISIONAL
A.Pengertian Tari Tradisional  Keunikkan gerak yang dapat di jumpai pada tari Yospin Pancer yaitu terletak pada gerak kaki yang ritmis disertai dengan iringan tifa.  Pada tari kecak dari Bali memiliki keunikkan yaitu terletak pada gerakan tangan sebagai symbol lidah api yang menyala.  Keunikkan yang dimiliki tari saman yaitu dengan cara melakukan gerakan dengan cara menepuk hampir seluruh anggota tubuh  Keunikkan gerak juga dapat kita jumpai pada tarian dari Kalimantan yaitu tari perang. Keunikkannya terletak pada gerak kaki.  Tari Enggang juga memiliki keunikkan yaitu gerak pergelangan tangan.  Tari Gending Sriwijaya dari Sumatra Selatan memiliki keunikkan pada lentik kangerakjari – jaritangan.  Pada tari pakarena gerakan kaki yang tertahan pada lantai dan tangan .  Keunikkan tari tumbuh dan berkembang diisyaratkan jugadimiliki tarian kerakyatan.  Tarian kerakyatan ini ada yang bersifat pergaulan dan ada juga yang bersifat magis. Motif gerak merupakan salah satu keunikan pada tari .motif gerak dapat dilihat pada gerak tangan, kaki, kepala atau tuduh lainnya. Tari daerah Sulawesi selatan seperti pagelu memiliki ciri gerak dengan kaki yang tertahan pada lantai. Keunikan gerak juga dapat dilihat dari ragam, ragam merupakan kumpulan dari beberapa motif. 

BAB XIV MENAMPILKAN TARI TRADISIONAL 
A. Jenis Penyajian Seni Tari 
Penyajian tari tradisi secara penyajian terbagi menjadi: 1. Tari tunggal Tari tunggal adalah tarian yang memang dibawakan hanya oleh satu orang saja. Contoh tari: - Tari Topeng Ronggeng dari Betawi 2. Tari Berpasangan Tari berpasangan adalah tarian yang di lakukan oleh dua orang. Prinsip pada tari berpasangan antara lain: - Adanya gerakan saling mengisi - Adanya gerakan saling interaksi - Merupakan kesatuan utuh Contohtari: - Tari Payung dari Sumatera Barat 3. Tarian berkelompok Tari berkelompok adalah tarian yang di lakukan oleh perempuan, laki-laki, atau campuran antara laki-laki dan perempuan. Contoh tari: - Tari Cente manis dari Betawi. 4. Drama tari Drama tari merupakan bentuk penyajian memiliki desain dramatik. Desain dramatik terbagi menjadi: - Desain dramatic kerucut tunggal, artinya dalam satu pertunjukan hanya ada titik klimaks kemudian menurun. - Desain dramatic kerucut ganda, pertunjukan terdapat beberapa klimaks sebelum akhirnya turun. Contohnya: cerita matah hati bersumber pada gerak tari gaya mengkunegaran. 

B. Jenis Musik Iringan Tari
Keragaman iringan tari pada dasarnya hanya di bedakan atas dua bentuk iringan yaitu pentatonis dan diatonis. Pentatonis merupakan iringan yang bersumber pada alat-alat tradisi, sedangkan diatonis bersumber pada alat-alat modern. Namun demikian pada perjalanan waktu kedua jenis notasi musik ini sering berdampingan untuk mengirigi tari hampir di semua negara hanya menggunakan kedua notasi iringan tersebut, yang membedakan hanya alat yang di gunakan. Perbedadaan penggunaan alat akan berdampak pada bunyi yang dihasilkan. Perbedaan bunyi ini berakibat pada respon gerak yang di timbulkan. Ada respon gerak yang berlawanan dengan iringan, yaitu respon gerak yang di lakukan dengan gerakan dinamis dan penuh kekuatan, sementara musik yang digunakan mengalir dan lembut. Respon gerak yang sesuai dengan iringan. Musik yang di gunakan dalam tarian disebut iringan tari. Ada beberapa macam bentuk iringan yang di gunakan untuk mengiringi tarian. Ada iringan tari yang terjadi karena gerakan-gerakan penari itu sendiri misalnya suara tepukan tangan ke tubuh, serta bunyi-bunyi lain yang timbul di sebabkan oleh pakaian atau perhiasan yang di kenakanya. 

BAB XVI PANTOMIM 
A. Pengertian Pantonim
Pantonim adalah pertunjukan teater tanpa kata-kata yang dimainkan dengan gerak dan ekspresi wajah biasanya diiringi musik.Pantonim dalam bahasa latin : Pantomus artinya meniru segala sesuatu.Bicara mengenai pantonim tidak bisa lepas dari satu nama yaitu Charles Spencer Chaplin atau Charlie Chaplin.Chaplin tokoh pantonim yang terkenal dari Amerika yang mempopulerkan pantonim lewat film bisunya.Kekuatan utama dari gerak-gerak pantonim adalah gerakan imajinatif atau gerak peniruan.Pertunjukan pantonim biasanya bersift lucu,humoris,dan menghibur,juga gerakannya komikal yaitu gerakan lucu. Bentuk penampilan pantonim dapat dikelompokkan sesuai jumlah pemain yaitu pantonim tunggal, pantonim berpasangan, dan pantonim kelompok. A. Pantonim Tunggal Pantonim tunggal dimainkan oleh 1 orang. Biasanya tema dan adegan yang ditampilkan berupa permasalahan yang dihadapi oleh seseorang dalam berbagai kondisi. B. Pantonim Berpasangan Pantonim berpasangan biasanya dimainkan oleh 2 orang atau berpasangan. Tema dan adegan yang bisa ditampilkan tentunya keunikan dari dua orang yang saling merespon gerak gerak yang lucu. 
B. Pantonim Berkelompok
Pantonim berkelompok dimainkan oleh lebih dari 2 orang atau berkelompok. Gerak-gerak pantonim secara berkelompok dapat dibuat adegan seperti menirukan gerakan sekelompok bebek yang sedang digembala petani. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUISI SAIHURONCERIK

*Challenge XVI* Salam Saihu Sai Hu Hudan Saihudan _Bismi Robbika_ Petualangan, pendakian, penyelaman, pendaratan, masih meminta tempuhan raga jiwa manusia. Segala jalan dicari, dikenali, dimaknai, ditafsiri agar diri merasa yakin pengembaraannya bermakna.  Seharian, kemarin 08/05/2020 kita masih ragu kadang malu malu menuang *Saihuronce* yang kadang asing di pendengaran pemirsaaahhhhh hehehee. Saihuronce sejatinya sedang membawa kita memaknai angka yang "kita anggap" bermakna sebagai sebuah ayat (tanda).  Challenge XV ada di pusaran mulut, lapisan bibir (eithhhh hati hati). Diwakili wujudiahnya dengan suku kata dan kata (Saihuronceka). Nah, pada Challenge XVI bergeser pada palung *Saihuroncerik,* yakni saihu yang meronce (mengurai dan menyusunnya kembali) angka yang menjadi pola saihu murni (3456/2256). Hmmmm ingat usia pendewasaan dan pematangan. Bagaimana lagi Saihuroncerik? Andai saja tubuh kita adalah kumpulan satuan organ luar _(surface structure)_ dan organ dalam _(deep...

PESAN RASULULLAH

"PESAN RASULULLAH SAW SEBELUM WAFAT" Sebelum malaikat Izrail diperintah Allah SWT untuk mencabut nyawa Nabi Muhammad, Allah berpesan kepada malaikat Jibril “Hai Jibril, jika kekasihku menolaknya, laranglah Izrail melakukan tugasnya!” Sungguh berharganya manusia yang satu ini yang tidak lain adalah Nabi Muhammad SAW... Di rumah Nabi Muhammad SAW, Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam... “Bolehkah saya masuk?” tanyanya... Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk sambil berkata, “Maafkanlah, ayahku sedang demam” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu... Kemudian Fatimah kembali menemani Nabi Muhammad SAW yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”. “Tak tahulah ayahku, sepertinya orang baru, karena baru sekali ini aku melihatnya” tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hend...