Langsung ke konten utama


ETIKA BERBICARA 1
žHendaknya pembicaran selalu di dalam kebaikan (An Nisa : 104)
žHendaknya pembicaran dengan suara yang dapat didengar
žJangan membicarakan sesuatu yang tidak berguna bagimu.
žJanganlah kamu membicarakan semua apa yang kamu dengar.

ETIKA BERBICARA 2

žMenghindari perdebatan dan saling membantah
žTenang dalam berbicara dan tidak tergesa-gesa.
žMenghindari perkataan jorok (keji)
žMenghindari sikap memaksakan diri dan banyak bicara di dalam berbicara.
žMenghindari perbuatan menggunjing (ghibah) dan memandang rendah orang yang berbicara (adu domba)

ETIKA BERBICARA 3

žMendengarkan pembicaraan orang lain dengan baik dan tidak memotongnya
žJangan memonopoli dalam berbicara
žMenghindari perkataan kasar, keras dan ucapan yang menyakitkan perasaan dan tidak mencari-cari kesalahan pembicaraan orang lain
žMenghindari sikap mengejek, memperolok-olok dan memandang rendah orang yang berbicara.

ETIKA MENELEPON 1

žCeklah dengan baik nomor telepon yang akan anda hubungi
žPilihlah waktu yang tepat untuk berhubungan via telepon
žJangan memperpanjang pembicaraan tanpa alasan
žHendaknya wanita tidak memperindah suara di saat ber-bicara (via telpon) dan tidak berbicara melantur dengan laki-laki.

ETIKA MENELEPON 2

žHendaknya penelpon memulai pembicaraannya dengan ucapan Assalamu`alaikum
žTidak memakai telpon orang lain kecuali seizin pemilik-nya, dan itupun bila terpaksa. 
Tidak merekam pembicaraan lawan bicara kecuali seizin darinya

Tidak menggunakan telepon untuk keperluan yang negatif

TERIMA KASIH








Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUISI SAIHURONCERIK

*Challenge XVI* Salam Saihu Sai Hu Hudan Saihudan _Bismi Robbika_ Petualangan, pendakian, penyelaman, pendaratan, masih meminta tempuhan raga jiwa manusia. Segala jalan dicari, dikenali, dimaknai, ditafsiri agar diri merasa yakin pengembaraannya bermakna.  Seharian, kemarin 08/05/2020 kita masih ragu kadang malu malu menuang *Saihuronce* yang kadang asing di pendengaran pemirsaaahhhhh hehehee. Saihuronce sejatinya sedang membawa kita memaknai angka yang "kita anggap" bermakna sebagai sebuah ayat (tanda).  Challenge XV ada di pusaran mulut, lapisan bibir (eithhhh hati hati). Diwakili wujudiahnya dengan suku kata dan kata (Saihuronceka). Nah, pada Challenge XVI bergeser pada palung *Saihuroncerik,* yakni saihu yang meronce (mengurai dan menyusunnya kembali) angka yang menjadi pola saihu murni (3456/2256). Hmmmm ingat usia pendewasaan dan pematangan. Bagaimana lagi Saihuroncerik? Andai saja tubuh kita adalah kumpulan satuan organ luar _(surface structure)_ dan organ dalam _(deep...

PESAN RASULULLAH

"PESAN RASULULLAH SAW SEBELUM WAFAT" Sebelum malaikat Izrail diperintah Allah SWT untuk mencabut nyawa Nabi Muhammad, Allah berpesan kepada malaikat Jibril “Hai Jibril, jika kekasihku menolaknya, laranglah Izrail melakukan tugasnya!” Sungguh berharganya manusia yang satu ini yang tidak lain adalah Nabi Muhammad SAW... Di rumah Nabi Muhammad SAW, Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam... “Bolehkah saya masuk?” tanyanya... Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk sambil berkata, “Maafkanlah, ayahku sedang demam” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu... Kemudian Fatimah kembali menemani Nabi Muhammad SAW yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”. “Tak tahulah ayahku, sepertinya orang baru, karena baru sekali ini aku melihatnya” tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hend...